PROFIL KABUPATEN DOMPU (Bagian 3)

Sambungan dari Profil Kabupaten Dompu Bagian 2. 1.4.1.12            Ketenagakerjaan Angka partisipasi angkatan kerja adalah perba...

Sambungan dari Profil Kabupaten Dompu Bagian 2.

1.4.1.12           Ketenagakerjaan

Angka partisipasi angkatan kerja adalah perbandingan antara angkatan kerja usia 15 tahun keatas dengan jumlah penduduk usia 15 tahun keatas yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik. Pada Tahun 2014 angka partisipasi angkatan kerja Kabupaten Dompu tercatat 59,68%, capaian ini menurun jika dibandingkan Tahun 2011 dan 2012.
Sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja Kabupaten Dompu Tahun 2014 tercatat 61,02%. Ini berarti dari total jumlah penduduk Kabupaten Dompu usia 15-64 tahun yang menjadi angkatan kerja hanya 61,02% saja.
Pada indikator tingkat pengangguran, capaian Tahun 2014 angka pengangguran Kabupaten Dompu lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus.

1.4.1.13           Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

Pada Tahun 2015 jumlah koperasi aktif di Kabupaten Dompu adalah 231 unit meningkat 6,94% dari 216 unit koperasi pada Tahun 2014. Adapun data perkembangan jumlah dan jenis koperasi dapat dilihat pada tabel-tabel berikut ini:




NO
JENIS KOPERASI
SATUAN
2012
2013
2014
2015
1
KUD
Buah
14
14
14
14
2
KPRI
Buah
43
43
47
48
3
KSU
Buah
29
41
51
57
4
KSP
Buah
5
5
5
5
5
KOPTAN
Buah
34
34
35
36
6
KOPERMAS
Buah
20
20
20
20
7
KOPKAR
Buah
5
5
5
5
8
KOPWAN
Buah
14
15
18
24
9
KOPONTREN
Buah
9
11
11
11
10
KOP.PENSIUNAN
Buah
3
3
3
3
11
KOP.SEKUNDER
Buah
1
1
1
1
12
KOP.ANGKATAN
Buah
2
2
2
2
13
KOP. PEMUDA
Buah
1
1
1
1
14
KOP.PASAR
Buah
1
1
1
1
15
KOP. ANGKUTAN
Buah
2
2
2
2
16
KOP.PEDG.KAKI  LIMA
Buah
1
1
1
1
JUMLAH

184
196
216
231
Sumber : Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Tahun 2015

Dalam menjalankan operasi usaha koperasi selama kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir menunjukan peningkatan, hal ini dapat dilihat dari tabel keragaan koperasi dibawah ini :




No
Uraian /
Jumlah
Sat
2012
2013
2014
2015
1
Koperasi
Unit
184
196
216
231
2
Anggota
Org
12.680
13.267
14.622
16.377
3
Mdl.Sendiri
Rp
8.472.822
8.738.151
9.229.799
10.060.480
4
Mdl Luar
Rp
3.278.934
3.524.198
3.883.310
4.193.975
5
Vol. Usaha
Rp
18.601.151
19.062.141
19.607.127
20.391.412
7
SHU
Rp
751.515
863.615
971.738
1.064.053
8
Asset
Rp
14.679.058
14.931.816
15.462.082
15.977.484
Sumber : Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Tahun 2015

Rapat Anggota Tahunan merupakan kewajiban bagi setiap koperasi dalam upaya mengukur kinerja dari segenap pengurus, badan pengawas, dan anggota.Dasar hukum pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan adalah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
Kegunaan dari kegiatan RAT adalah untuk mengetahui perkembangan / kekurangan koperasi dalam menjalankan kegiatan usaha koperasi dalam satu tahun buku.
Adapun perkembangan koperasi yang melaksanakan RAT dari Tahun 2013 s/d 2015 dapat dilihat pada tabel berikut :




TAHUN 2013
TAHUN 2014
TAHUN 2015
JLH.KOP
RAT
JLH.KOP
RAT
JLH.KOP
RAT
196
80
216
86
231
62
      Sumber : Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Tahun 2015

1.4.1.14           Penanaman Modal

Sampai dengan Tahun 2015 di Kabupaten Dompu tercatat ada 18 Perusahaan yang tediri dari 13 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 5 PMA (Penanaman Modal Asing) dengan total rencana investasi sebesar Rp. 1.495.370.870.593. Dari julah tersebut yang telah terealisasi sampai saat ini adalah sebesar Rp. 409.000.000.000 atau 26,15%.

1.4.1.15           Kebudayaan

Kabupaten Dompu juga memiliki kekayaan budaya yang merupakan peninggalan sejarah dan cagar budaya, atraksi-atraksi budaya maupun kesenian daerah meliputi antara lain yaitu :
1.      Situs Nangasia
Situs Nangasia merupakan Situs pemukiman di tepi Pantai sebagai tempat penemuan benda-benda arkeologi. Situs Nangasia juga terletak di Desa Hu’u Kecamatan Hu’u yang telah berumur sekitar 4500 sm yang merupakan situs Neoropolis yang member petunjuk bahwa betapa nenek moyang pada jaman itu memiliki kreatifitas dan dinamika yang cukup tinggi sehingga memiliki jalur hubungan yang erat di daratan Asia.
2.      Situs So-Langgudu terletak di Desa Hu’u Kecamatan Hu’u.
3.      Situs Dorobata merupakan situs yang terletak ± 1,5Km dari Barat Laut Kabupaten Dompu, situs ini sangat mudah dicapai dengan berbagai alat transportasi.
4.      Situs Warukali terletak di Keluarahan Kandai Satu Kecamatan Dompu yang merupakan makam Syech Hasanuddin dengan ukuran 2x3 m.
5.      Makam Syech Mansyur terletak dibukit Jado Kelurahan Dorotangga dengan luas lahan 15x10 m.
6.      Makam Raja Dompu terletak di komplek Mesjid Raya Baiturrahman Dompu Lingkungan Rato Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu dan Kelurahan Kandaisatu lingkungan Dorompana.
Dalam komplek tersebut terdapat 4 buah makam keluarga kerajaan antara lain :
a)                  Makam Mawa’a Adi
b)                 Makam Raja Paduka
c)                  Makam Putri Mawa’a Adi
d)                 Makam MT Sirajuddin
e)                  Kompleks pemakaman raja dan sultan Dompu di Dorompana
Situs ini merupakan bangunan yang bernilai Arkeologi yang ada dalam lokasi yang dipelihara dan sebelahnya makam keluarga Bangsawan dan makam Pejabat Istana lain serta masyarakat.
7.      Rumah Adat Ruka Wanga
Benda Cagar Budaya ini terletak di Lingkungan Rato Kelurahan Karijawa yang merupakan rumah ada yang tipenya rumah panggung dengan atap genteng tumpang dua bagian depan dengan keadaan rusak ringan, dengan dinding dari papan, jendela dengan dua daun pintu, ruangan dalam berisi bilik-bilik yang dipisahkan oleh tiang depan dengan keadaan ruangan yang kurang beraturan yang tiang penyangganya dari kayu besar.
8.      Pusat Kerajinan Tenunan Gedokan
Tenunan Gedokan merupakan tenunan khas masyarakat Dompu, kerajinan tenun gedokan biasanya dilakukan oleh para wanita tua dan muda sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat.Tenunan gedokan merupakan kerajinan tradisional yang mencerminkan identitas budaya masyarakat Dompu sehingga perlu dilestarikan dan ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.
9.      Kesenian Tradisional
Kabupaten Dompu memiliki berbagai atraksi Kesenian yang menarik, antara lain :
a.      Mpa’a Buja Kadanda
Properti yang digunakan   :          
        Buja bulu ekor kuda yang diikat pada bagian tengah buja
        Yang dipegang dengan tangan kanan kemudian tangan kiri memegang tende (tameng) sebagai alat penangkis   
b.      Mpa’a Manca, didalam penyajiannya merupakan Kapodo (sebagai properti)
c.       Mpa’a Sampari, didalam menyajikannya menggunakan sampari (keris) sebagai properti
d.     Mpa’a Gantao
e.      Lore
f.        Maka/Soka
g.      Nggahi Dana
Untuk melaksanakan peninggalan sejarah, memperkaya khasnya budaya Daerah Kabupaten Dompu dan mendukung kegiatan kelompok masyarakat dalam melestarikan budaya maka pemerintah memberikan dukungan sepenuhnya melalui berbagai kegiatan baik berupa bantuan peralatan maupun modal, serta melaksanakan pendataan dan rehabilitasi terhadap peninggalan sejarah.
1.4.1.16       Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri
Urusan wajib bidang kesatuan bangsa,politik dalam negeri dan penanggulangan bencana dititikberatkan pada pembinaan kesatuan bangsa, pendidikan politik masyarakat,dan penciptaan ketentraman dan ketertiban masyarakat.
Selama kurun waktu Tahun 2012-2015 dari aspek ketentraman dan keterlibatan masyarakat menujukan kondisi yang relatif masih dapat dikendalikan meskipun akhir-akhir ini menunjukkan eskalasi yang meningkat. Adapun gambaran kejadian demonstrasi maupun konflik di Kabupaten Dompu selama kurun waktu 2012-2015 dapat dilihat pada tabel berikut :




No
Jenis Unjuk Rasa/Konflik
Tahun
2011
2012
2013
2014
2015
1
Unjuk Rasa /Penyampaian pendapat dimuka umum
9
13
17
29
28
2
Konflik Horizontal
2
1
2
3
3
3
Konflik Vertikal
1
-
1
3
3
                        Sumber : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri

Dalam rangka menunjang terciptanya kondusifitas wilayah melalui penegakan pelaksanaan regulasi – regulasi yang telah ditetapkan pada Tahun 2015 Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dompu melakukan beberapa kegiatan guna tercapainya keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Dompu  sbagaiman terlihat pada tabel berikut :
Operasi Penertiban Kabupaten Dompu Tahun 2015

NO
PENERTIBAN
2014
2015
KET.
BANYAK OPERASI
JUMLAH DITERTIBKAN
BANYAK OPERASI
JUMLAH DITERTIBKAN
1.
- Miras
36
Kali
3
Kasus
24
Kali
-
Kasus

- Miras Oplosan
30
Kali
-
Kasus
12
Kali
-
Kasus

2.
Ternak
60
Kali
20
Kasus
50
Kali
15
Kasus

3.
PSK
12
Kali
-
Kasus
8
Kali
-
Kasus

4.
Gepeng
-
Kali
-
Kasus
-
Kali
-
Kasus

5.
PKL
7
Kali
7
Kasus
5
Kali
5
Kasus

6.
Minyak Tanah
3
Kali
2
Kasus
5
Kali
-
Kasus

Sumber : Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Tahun 2015.

Adapun jumlah operasi yang dilakukan selama Tahun 2015 adalah :
1.        Operasi ternak yang dilakukan dalam 50 kali operasi.
2.        Operasi PSK dilakukan 50 kali
3.        Operasi PKL sebanyak 5 kali dan berhasil menertibkan pasar atas dan pasar bawah.
Kualitas pelaksanaan demokrasi dapat diukur dari tingkat partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu. Adapun gambaran partisipasi dalam penyelenggaran Pemilihan Gubernur Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, dan Pemilu Kepala Daerah adalah sebagai berikut :

Tingkat Partisipasi Pemilu Masyarakat Dompu



No
Jenis Pemilu
Tahun
Partisipasi
1
Pemilihan Gubernur
2013
78.72 %
2
Pemilihan Legislatif
2014
83,69 %
3
Pemilihan Presiden
2014
76,30 %
4
Pemilihan Bupati
2015
83,28 %
  Sumber : Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Dompu Tahun 2015

1.4.1.17 Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian

Pemerintahan umum merupakan suatu sistem yang dikembangkan dalam rangka memelihara persatuan dan kesatuan seluruh elemen pemerintahan melalui asas dekonsentrasi, desentralisasi dan tugas pembantuan.Fungsi pemerintahan pada umumnya berupa penyediaan pelayanan umum, pengaturan dan perlindungan masyarakat serta pembangunan dan pengembangan. Sedangkan tugas dan kewajiban pemerintah adalah membuat regulasi tentang pelayanan umum, pengembangan sumber daya produktif, melindungi ketentraman dan ketertiban masyarakat, pelestarian nilai-nilai sosio-kultural, kesatuan dan persatuan nasional, pengembangan kehidupan demokrasi, pencapaian keadilan dan pemerataan, penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan, mendukung pembangunan nasional dan mengembangkan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat berdasarkan Pancasila.
Salah satu yang menjadi tugas umum pemerintahan adalah menyusun dan menetapkan regulasi-regulasi terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah.Sepanjang Tahun 2015 telah terbentuk 13 rancangan peraturan daerah yang terdiri dari 8 rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD dan 5 rancangan peraturan daerah yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Dompu.
Aspek pengawasan internal pemerintah merupakan hal penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugas umum pemerintahan. Pada Tahun 2015 telah dilaksanakan pengawasan reguler pada  492 obyek pemeriksaan,  yang terdiri dari : 31 SKPD, 8 Kecamatan, 8 UPTD Dikpora,  358 sekolah, 79 Kelurahan/Desa  dan 8 Puskesmas/Pustu/Polindes dengan total LHP sebanyak 68 LHP dan terealisasi sebanyak 57 LHP.
Aparat Sipil Negara (ASN) merupakan aspek penting dan menjadi tulang punggung utama dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintahan. Adapaun gambaran tentang jumlah, golongan dan tingkat pendidikan ASN di Kabupaten Dompu adalah sebagai berikut :


Kabupaten Dompu Tahun 2015




No

Tingkat Pendidikan


Jumlah
Pegawai
01
Sekolah Dasar
66
02
Sekolah Menengah Pertama
112
03
Sekolah Menengah Atas
1.516
04
Diploma 1 (D.I)
95
05
Diploma2 (D.II)
762
06
Diploma 3 (D.III)
534
07
Diploma 4 (D.IV)
49
08
Strata 1 (S.1)
2.865
09
Strata 2 (S.2)
41
10
Strata 3 (S.3)
2

JUMLAH
6.042
                     Sumber: Badan Kepegawaian DaerahKabupatenDompu 2016

Dalam upaya memangkas birokrasi perijinan dan memudahkan pelayanan Pemerintah Kabupaten Dompu telah membentuk SKPD pelayanan yaitu Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu. Adapun jumlah perijinan yang ditangani Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu adalah sebagai berikut :


Kabupaten Dompu Tahun 2015



NO
NAMA IJIN
PERPANJANG
BARU
JUMLAH
KET
1
Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
3
69
72

2
Tanda Daftar Industri (TDI)
11
11

3
Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
161
391
552

4
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
149
394
543

5
Izin Usaha Rekreasi dan Himabuan Umum
14
14

6
Izin Usaha Rumah Makan
5
5

7
Pajak Reklame
8
8

8
Izin Gangguan (HO)
633
487
1120

9
Izin Praktek Dokter/Bidan
2
29
31

10
Izin TV Kabel
3
1
4

11
Izin Usaha Peternakan
4
4
8

12
Izin Usaha Apotik/Toko Obat
9
9

13
Izin Pengangkutan Barang antar Daerah
152
152

14
Izin Pengobatan Tradisional
20
20

15
Izin Melakukan Penelitian
2159
2159

16
Izin Mendirikan LSM
2
9
11

17
Izin Fulkanisir




957
3762
4719
Sumber : Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

Dalam hal pengelolaan keuangan dan asset, Pemerintah Kabupaten Dompu telah dapat meraih opin Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksaan Keuangan RI dalam dua tahun terakhir. Namun pada aspek penggalian sumber-sumber pendapatan daerah atau dalam hal peningkatan kapasitas fiscal daerah masih perlu keras lagi.
1.4.1.18       Ketahanan Pangan
Ketersediaan pangan utama pada Tahun 2015 tercatat sebanyak 198,25Ton. Ketersediaan pangan di Kabupaten Dompu seluruhnya berasal dari dalam Kabupaten.Dalam upaya mempertahankan ketersediaan pangan secara mandiri dan berkelanjutan, diperlukan terobosan program melalui pemanfaatan lahan kosong dan peningkatan teknologi pengolahan pangan baik on farm maupun out farm, intensifikasi lahan, menanam tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.Selain itu juga yang harus menjadi perhatian adalah mengenai pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dan terpenuhinya cadangan pangan di Kabupaten Dompu.


di Kabupaten Dompu Tahun 2010 – 2015



No.
Tahun
Produksi Gabah (Ton)
Susut Gabah (14,16%)
Produksi Gabah Bersih (Ton)
Konversi Beras(62,74%)
Susut Beras(3,33%)
Produksi Beras Bersih (Ton)
Jumlah Penduduk(Jiwa)
Kebutuhan Beras/Org(135kg/thn)
Surplus Stok Pangan (Ton)
Pakan (2%)
Tercecer (11%)
Bibit
(1,6%)
1.
2011
181,106
3,622
19,922
2,898
154,665
97,037
3,231
93,805
217,479
25,554
68,251
2.
2012
166,459
3,329
18,310
2,663
142,156
89,189
2,970
86,219
221,184
25,989
60,230
3.
2013
162,095
3,242
17,830
2,594
138,429
86,850
2,892
83,958
223,678
26,282
57,676
4.
2014
215,811
4,316
23,739
3,453
184,303
115,632
3,851
111,781
226,218
26,581
85,200
5.
2015
164,847
3,297
18,133
2,638
140,779
88,325
2,941
85,384
234,665
27,573
57,811
Sumber : Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluh
Adapun capaian secara umum untuk Standar Pelayanan Minimum bidangketahanan pangan di Kabupaten Dompu adalah sebagai berikut :


Kabupaten Dompu Tahun 2015



No
Indikator
Satuan
Capaian 2015
1
Ketersediaan Energi dan Protein Per Kapita
%
145,41
2
Penguatan Cadangan Pangan
%
58,95
3
Ketersediaan Informasi Pasokan, Harga dan Akses Pangan Daerah
%
81,62
4
Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan
%
98,81
5
Skor Pola Pangan Harapan (PPH)
%
74,10
6
Pengawasan dan Pembinaan Keamanan Pangan
%
2,00
7
Penanganan Daerah Rawan Pangan
%
2,00
                Sumber : Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluh

1.4.1.19           Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Di Kabupaten Dompu sampai dengan Tahun 2015 terdapat 72 Desa dan 9 Kelurahan. Sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan Termuat Tentang Desa Cepat Berkembang, Desa Berkembang Dan Desa Kurang Berkembang dapat digambarkan hasil evaluasi terhadap desa-desa di Kabupaten Dompu adalah sebagai berikut :




NO
INDIKATOR
CAPAIAN 2015
1
DESA CEPAT BERKEMBANG
1
2
DESA BERKEMBANG
6
3
DESA KURANG BERKEMBANG
65
Sumber : Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Tahun 2015

Pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat diupayakan untuk memberdayakan masyarakat menuju keluarga yang sejahtera.Upaya tersebut dijabarkan melalui kelompok binaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM), Binaan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Posyandu aktif. Pada Tahun 2015 jumlah LPM di Kabupaten Dompu tercatat sebanyak 81 sedangkan jumlah PKK aktif adalah 81 dan prosentase posyandu aktif sejumlah 74,06%.

1.4.1.20           Statistik

Buku Kabupaten Dompu Dalam Angka selama periode 2011-2015 selalu tersedianya setiap tahunnya.Jenis data yang ditampilkan meliputi sektor pemerintahan, kependudukan, dan tenaga kerja, kesejahteraan, pertanian, industri serta ekonomi dan keuangan.Buku ini merupakan sumber data dan informasi terkait Kabupaten Dompu dan dapat digunakan, baik oleh pemerintah maupun swasta dan masyarakat sebagai bahan informasi yang akurat dan acuan dalam perencanaan.Demikian juga ketersediaan Buku PDRB Kabupaten Dompu selama periode 2008-2013 yang dapat memberikan gambaran tentang kondisi makro hasil pembangunan ekonomi di Kabupaten Dompu.

1.4.1.21       Kearsipan dan Perpustakaan

Perpustakaan merupakan sumber informasi dan sarana strategis dalam peningkatan sumberdaya manusia.Keberadaan perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan minat baca di masyarakat.Guna menunjang peningkatan minat baca masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dompu menambah jumlah perpustakaan maupun menambah jumlah koleksi pustaka.
Sampai dengan Tahun 2015 jumlah perpustakaan tercatat sebanyak 51 unit perpustakaan dengan jumlah pengunjung sebanyak 7,500 orang. Adapun koleksi buku di perpustakaan sebanyak 2,500 eksemplar.
1.4.1.22   Komunikasi dan Informasi
Kemajuan dibidang informasi dan komunikasi telah mendorong munculnya globalisasi dengan berbagai perspektifnya.Perkembangan tersebut diikuti dengan berkembangnya sarana dan prasarana komunikasi.
Kebutuhan akan informasi saat ini sangat tinggi, hal ini ditunjang oleh kemudahan akses informasi data melalui teknologi nirkabel dan hot spot yang semakin murah dan semakin gampang.
Kegiatan promosi melalui pameran/expo merupakan media yang cukup efektif dalam memperkenalkan produk/jasa tertentu. Perkembangan pelaksanaan pameran/expo yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dompu selama periode 2011-2015 dilakukan minimal 1 (satu) kali, sedangkan pada Tahun 2013 dan 2014 tidak dilaksanakan.

1.4.2        Fokus Pelayanan Urusan Pilihan

1.4.2.1           Pertanian

Kontribusi sektor pertanian pertanian merupakan yang paling dominan dalam pembentukan PDRB Kabupaten Dompu yaitu sebesar 39,35%. Penopang utama sektor pertanian adalah sub sektor tanaman pangan yang memiliki kontribusi sebesar 20,03% Adapun gambaran perkembangan kontribusi dan nilai PDRB sektor pertanian dalam kurun waktu 2012-2015 adalah sebagai berikut :


Perkembangan Kontribusi dan Nilai PDRB Sektor Pertanian Tahun 2013-2015


No
Uraian
Tahun
2013
2014
2015
Pert
Kont
Nilai
Pert
Kont
Nilai
Pert
Kont
Nilai
1
Tanaman Pangan
9,64
20,99
737.105,00
3,93
20,77
766.073,00
8,02
21,13
827,215
2
Tanaman Hortikultura semusim
2,77
1,73
60.923,00
-0,03
1,65
60.905,00
3,86
1,62
63.256,00
3
Tanaman Perkebunan Semusim
7,06
0,05
1.775,00
6,08
0,05
1.883,00
2,12
0,05
1.923,00
4
Tanaman Hortikultura Tahunan
3,19
1,25
44.129,00
2,76
1,23
45.347,00
3,53
1,2
61.224,00
5
Tanaman Perkebunan Tahunan
4,55
1,57
55.096,00
6,95
1,6
58.926,00
3,9
1,56
61.224,00
6
Peternakan
6,51
7,57
265.918,00
4,91
7,56
278.974,00
4,98
7,46
292.030,00
7
Jasa Pertanian dan Perburuhan
1,45
0,48
16.813,00
2,87
0,47
17.295,00
3,1
0,46
17.831,00
Sumber : PDRB Kabupaten Dompu Tahun 2015

Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sub sektor tanaman pangan dan peternakan adalah yang paling dominan dalam pembentukan PDRB. Total nilai produksi sub sektor tanaman pangan sangat dipengaruhi oleh perkembangan dua komoditi tanaman pangan utama yaitu padi dan jagung. Adapun perkembangan Produksi, produktifitas dan luas tanam komoditi utama tersebut dalam kurun waktu 2011-2015 adalah sebagai berikut :

Tabel 2.58
Produktivitas Tanaman Pangan
Kabupaten Dompu Tahun 2010 – 2015


NO
KOMODITI
PRODUTIVITAS  (KW/HA)
2010
2011
2012
2013
2014
2015
TOTAL
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1
PADI
47,96
48,00
0,08
46,98
-2,13
48,17
2,53
43,6
-9,49
51,59
18,33
58,68
2
JAGUNG
31,12
50,50
62,28
54,94
8,79
57,00
3,75
63,41
11,25
73,41
15,77
64,24
3
KEDELAI
12,08
12,10
0,17
11,18
-7,60
9,59
-14,22
14,12
47,24
17,72
25,50
14,77
4
KACANG TANAH
12,17
12,20
0,25
12,77
4,67
9,44
-26,08
17,21
82,31
14,04
-18,42
15,95
5
UBI KAYU
119,23
122,40
2,66
130,52
6,63
288,37
120,94
225,04
-21,96
309,89
37,70
221,39
6
UBI JALAR
114,52
114,40
-0,10
115,12
0,63
139,73
21,38
299,33
114,22
209,34
-30,06
195,78
7
KACANG HIJAU
8,9
8,90
0,00
11,79
32,47
12,1
2,63
10,53
-12,98
12,21
15,95
13,06
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Tahun 2015

Tabel 2.59
Produksi Tanam 7 (Tujuh) Komoditas Pertanian Tahun 2010 – 2015


NO
KOMODITI
JUMLAH PRODUKSI  (TON)
2010
2011
2012
2013
2014
2015
TOTAL
1
2
3
4
5
6
7
8
1
PADI
165.661
168.720
1,85
166.459
-1,34
166.192
-0,16
192.296
15,71
220.506
14,67
859.328
2
JAGUNG
18.538
79.535
329,04
153.305
92,75
124.331
-18,90
187.125
50,51
218.855
16,96
562.834
3
KEDELAI
17.150
11.976
-30,17
11.862
-0,95
16.903
42,50
19.915
17,82
35.497
78,24
77.806
4
KACANG TANAH
493
274
-44,42
583
112,77
989
69,64
1.814
83,42
1.826
0,66
4.153
5
UBI KAYU
1.860
25
-98,66
718
2.772
150
-79,11
16.158
10.672
40.007
0,00
18.911
6
UBI JALAR
710
744
4,79
108
-85,48
57
-47,22
1.976
3.366,67
1.298
0,00
3.595
7
KACANG HIJAU
2.964
3.094
4,39
6.282
103,04
3.676
-41,48
3.881
5,58
6.779
0,00
19.897
JUMLAH ...............
207.376
264.368
27,48
339.317
28,35
312.298
-7,96
423.165
35,50
524.768
24,01
1.546.524
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Tahun 2015

Kontribusi sektor peternakan terhadap PDRB Kabupaten Dompu cukup signifikan yaitu sebesar 7,46%. Komoditi peternakan yang paling dominan dalam pembentukan PDRB adalah sapi.Adapun jumlah populasi ternak di Kabupaten Dompu adalah sebagai berikut :



Per Kecamatan Tahun 2010-2015



No.
Kec.
Sapi
Kerbau
Kuda
Kambing
Domba
Babi
Ayam Buras
Ayam Ras
Itik/ Entok
1
DOMPU
10.694
1.078
235
11.588
112
-
50.043
73.302
14.499
2
WOJA
18.491
1.564
1.075
30.370
-
-
23.159
35.741
11.694
3
PAJO
4.478
350
123
4.872
101
-
14.360
18.286
3.423
4
HUU
4.000
918
49
7.799
76
-
16.898
9.467
4.876
5
M. LEWA
14.456
2.896
1.039
5.620
-
1.441
61.568
9.690
2.118
6
KEMPO
21.809
12.217
2.235
8.630
-
2.345
28.484
19.706
1.520
7
KILO
10.139
1.451
1.012
2.904
-
345
21.686
3.843
1.314
8
PEKAT
28.436
812
1.301
10.889
-
1.788
42.289
1.826
4.391
Jumlah
112.530
21.286
7.069
82.672
289
5.919
258.487
170.863
43.785
2014
106.992
20.294
6.811
77.872
271
5.422
239.639
155.561
41.127
2013
105.250
22.078
9.580
70.271
134
4.907
202.870
91.783
37.284
2012
96.205
20.411
8.119
62.889
78
4.154
184.426
75.355
33.895
2011
85.612
19.431
7.387
51.319
167
3.349
162.713
54.658
28.478
2010
74.889
17.276
6.715
50.285
161
2.991
147.587
35.400
25.656
Sumber : Dinas Peternakan Tahun 2015


Sapi merupakan komoditi peternakan yang menjadi prioritas pengembangan di Kabupaten Dompu. Adapun gambaran populasi, populasi betina produktif, dan tingkat pemotongan serta pengeluaran sapi di Kabupaten Dompu selama Tahun 2013-2015 adalah sebagai berikut :

Jumlah produksi daging Kabupaten Dompu selama kurun waktu 2013-2015 dapat digambarkan sebagai berikut :
Perkembangan produksi dan produktifitas perkebunan di Kabupaten Dompu selama kurun waktu 2012 – 2015 menunjukkan perkembangan yang berfluktuasi. Adapun gambaran produksi komoditi perkebunan Kabupaten Dompu Tahun 2012-2015 adalah sebagai berikut :
KOMODITI
2012
(Ton)
2013
(Ton)
2014
(Ton)
2015*
(Ton)
JAMBU METE
4.853,93
6.868,09
2.165,60
2.103,66
KELAPA DALAM
598,58
593,33
577,61
533,41
KOPI ROBUSTA
288,91
480,69
550,30
550,26
KAKAO
8,70
11,52
11,17
11,42
TEMBAKAU RAKYAT
128,37
155.07
745,64
1.076,98
JUMLAH
5.878,49
8.115,63
4.050,32
4.275,73
Sumber : Dinas Perkebunan Kabupaten Dompu Tahun 2015

1.4.2.2           Pariwisata

Capaian kinerja urusan pariwisata dapat dilihat dari perkembangan jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan manca Negara maupun wisatawan domestik.Trend arus kunjungan wisata menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun, ini merupakan dampak promosi pariwisata, daya tarik wisata dan adanya dukungan sarana dan prasarana transportasi dan sarana pendukung pariwisata lainnya.

Related

Lipsus 1532286026536348774

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item