Dicurigai Penculik Anak, Seorang Pemuda Tawali Nyaris Diamuk Massa

Iwan saat dievakuasi polisi dari amukan warga. [mrs] AKTUALITA.INFO , Bima – Seorang pemuda asal Desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupat...

Iwan saat dievakuasi polisi dari amukan warga. [mrs]

AKTUALITA.INFO, Bima – Seorang pemuda asal Desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Iwan Setiawan (29 thn), nyaris diamuk massa. Ia diduga menjadi korban salah paham, karena dicurigai hendak menculik anak.

Iwan nyaris korban main hakim sendiri warga di Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Kamis, 30 Maret 2017, sekira pukul 10.00 Wita.

Seorang warga Kelurahan Jatibaru, Saiful, menuturkan kejadian tersebut berawal dari salah satu warga setempat, Maimunah (32 thn) sedang menunggu anaknya pulang sekolah di SDN Jatibaru. Saat sedang menunggu, Maemunah melihat seorang laki-laki yang belakangan diketahui Iwan sedang mondar mandir di sekitar sekolah.

Lanjut Saiful, Iwan tiba-tiba menghampiri Maemunah sambil menanyakan “kenapa ibu tertawa melihat saya”. Karena tidak merasa menertawakan, Maemuna meninggalkan Iwan dengan perasaan takut.

“Pada saat ibu Maemunah berbalik hendak meninggalkannya, tiba-tiba lelaki tersebut (Iwan) terlihat mengambil sesuatu dari balik bajunya,” kata Saiful.

Seketika anak Maemunah berteriak sehingga terdengar oleh warga sekitar. Mendengar teriakan anak dan ibu tersebut, Iwan kemudian lari ke arah timur menggunakan ojek. Warga yang melihatnya pun langsung mengejar. “Dia (Iwan) tertangkap di perbatasan kampung dan nyaris dihakimi massa,” ujar Saiful.

Kapolsek Asakota IPTU Lutfi dan anggotanya langsung ke lokasi, begitu mendapat laporan warga. Kapolsek kemudian menenangkan dan mengimbau massa agar jangan main hakim sendiri, karena belum tentu pemuda itu pelaku penyenculikan karena tidak ada barang bukti.

Untuk menghindari kerusakan Pos Polisi di Kelurahan setempat dan menghindari main hakim sendiri, Iwan dievakusi menggunakan mobil patroli kepolisian ke Polres Bima Kota.

Saat dievakuasi, Iwan nyaris dihakimi warga. Namun kesigapan aparat Polsek Asakota di bantu satu Pelton Dalmas Polres menghalau dengan mengeluarkan tembakan peringatan untuk menenangkan warga yang marah. Pukul 11.30 Wita, Iwan berhasil dievakuasi ke Polres Bima Kota.

[mrs]

Related

Hukrim 9108572289159800701

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item