Rumah Pintar Pemilu 'Sancaka' Kabupaten Bima Diresmikan

Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro, memukul gong pertanda RPP Sancaka diresmikan AKTUALITA.INFO , Bima – Rumah Pintar Pemilu (RPP) Kabu...

Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro, memukul gong pertanda RPP Sancaka diresmikan

AKTUALITA.INFO, Bima – Rumah Pintar Pemilu (RPP) Kabupaten Bima diresmikan, Jumat (21/10/2016). Peresmian Rumah Demokrasi dengan nama Sancaka ini dilakukan di Sekretariat KPUD Kabupaten Bima, oleh Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro MSi PhD.

Didampingi Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri dan Drs H Dachlan M Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, Ketua KPUD NTB, Lalu Aksar Anshori, dan Ketua KPUD Bima, Nur Susilawati SIP, Juri Ardiantoro memukul gong sebagai pertanda RPP Sancaka mulai beroperasi. “Kami bangga atas upaya KPU Kabupaten Bima yang sudah membuat dan merancang RPP Sancaka dengan baik, sehingga dapat diresmikan,” kata Juri Ardiantoro.

Juri berpakaian adat Bima “Siki Lanta” menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bima yang pada Pilkada 2015 lalu mencapai prestasi memuaskan, karena berhasil keluar dari zona merah. “Pemkab mampu mengatasi secara meyakinkan Pemerintah Pusat bagaimana Pemilu diselenggarakan dengan baik tanpa perlu ada konflik yang merusak,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pilkada Kabupaten Bima juga memperlihatkan hasil yang meyakinkan. Kredibilitasnya dibanggakan karena tidak ada gugatan yang berarti hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Jika hasil Pilkada tidak dipersoalkan dan tidak digugat sampai MK, artinya semua masyarakat dan kontestan Pemilu meyakini bahwa hasil Pemilu itu memang nyata seperti itu. Tidak ada manipulasi dan rekayasa,” jelas Juri.

Ketua KPU Provinsi NTB Lalu Aksar Anshori menyebutkan, hanya ada 9 Provinsi dan 18 kabupaten/kota sebagai proyek percontohan Rumah Pintar Pemilu. Di Propvinsi NTB, hanya KPU Kabupaten Bima dan Dompu yang mendapatkan kesempatan itu.

Lalu Aksar memberikan apresiasi KPU Kabupaten Bima yang telah membangun Rumah Pintar Pemilu dan menghadirkan berbagai ruang yang bisa dimanfaatkan oleh publik. “Artinya KPU bukan hanya milik penyelengara KPU, tetapi juga milik peserta Pemilu dan milik masyarakat. Semua masyarakat yang ini ingin memanfaatkan data dan informasi untuk melakukan diskusi dan bertukar pikiran tentang Kepemiluan,” terangnya.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Nursusila SIP MM menuturkan, RPP Sancaka merupakan program yang tidak semua daerah mendapatkannya. Kabupaten Bima merupakan salah satu pilot projek yang dicanangkan oleh KPU RI. “Kami harapkan RPP Sancaka melahirkan keputusan yang mantap untuk pembangunan Kabupaten Bima ke depan.

Dijelaskannya RPP Sancaka memuat sejarah Pemilu, proses kepemiluan dan simulasi proses pemilihan. RPP Sancaka berisi ruang audio visual untuk pemutaran film-film Pemilu dan dokumentasi program kegiatan kepemiluan. Kemudian ruang simulasi berisi alat peraga dalam simulasi tentang pemungutan dan penghitungan suara, penghitungan alokasi kursi dan maket pemungutan dan penghitungan suara.

“RPP Sancaka diharapkan menjadi rumah Pemilu yang bisa dikunjungi oleh siapapun untuk mendapatkan data, informasi atau berdiskusi bersama berkaitan dengan demokrasi. Ataupun hal lainnya yang berkaitan dengan Pemilu,” harap Susilawati.




yudha]

Related

Politik 4567824163405058732

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item