Pembayaran Gaji 134 CPNS K2 Dompu Resmi Dihentikan

Kawat Surat Bupati Dompu tentang penghentian gaji 134 CPNS K2 Dompu. AKTUALITA.INFO , Dompu - Setelah resmi menyatakan mundur untuk m...

Kawat Surat Bupati Dompu tentang penghentian gaji 134 CPNS K2 Dompu.

AKTUALITA.INFO, Dompu - Setelah resmi menyatakan mundur untuk melawan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam kemelut 134 CPNS K2 yang dianggap bermasalah, Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat, Drs H Bambang M Yasin, akhirnya secara resmi memberhentikan gaji CPNS dari Tenaga Honorer Kategori II, formasi tahun anggaran 2013 dan formasi tahun anggaran 2014.


Pemberhentian tersebut melalui kawat surat Bupati Dompu Nomor 800/390/BKD/2016, tertanggal 30 September 2016, yang diparaf oleh Sekda Dompu, dan ditandatangani oleh Bupati Dompu. "Pemberhentian gaji sudah dilakukan mulai Oktober ini. Mereka (134 CPNS K2) tidak menerima gaji lagi," tegas Bupati, usai menghadiri Upacara HUT TNI ke 71, Rabu, 5 Oktober 2016, di Markas Kodim 1614 Dompu.

Jika 134 CPNS K2 melakukan upaya hukum, Bupati akan menunggu hasilnya seperti apa. "Kita tunggu saja apa yang mereka gugat, karena saya pikir itu jalan yang paling bagus," ujarnya.


Menurut Bupati jika pemerintah (Pemkab Dompu) menggugat pemerintah (BKN), itu namanya mal-administrasi. Mengenai gaji yang pernah diterima oleh 134 CPNS K2 tersebut, Bupati mengaku sudah ditanyakan masalah itu ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Katanya, para pegawai itu (134 CPNS K2) telah bekerja untuk negara, sehingga wajar mendapatkan gaji dan pendapatan lain. "Masa negara menyuruh orang bekerja gak dibayar gajinya," tandasnya.

Disinggung bahwa 134 CPNS tersebut bekerja dari proses perekrutan yang salah, Bupati menjawab hal itu sekarang menjadi pekerjaan BPK. Ia mengatakan bahwa sekarang BPK sedang bekerja, karena masalah CPNS K2, kesalahannya terjadi di mana-mana. “Dan di Provinsi NTB, kasusnya terjadi hampir disemua kabupaten dan kota. Cuma dalam jumlahnya yang berbeda beda,” kata Bupati.

Terhadap 134 CPNS K2 yang sudah sepuluh hari berkemah di depan Pendopo, Bupati berujar dirinya tidak peduli. "Mereka mau berkemah di situ pun saya tidak peduli, saya tidak merasa risih," akunya.

[yani]

Related

Headline 4229942882586991252

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item