Kecam Penistaan Agama, Ribuan Umat Islam di Bima Tuntut Adili Ahok

Forum Umat Islam mengecam dugaan penistaan agama oleh Ahok AKTUALITA.INFO , Kota Bima - Sejumlah Ormas dan lembaga pendidikan Islam d...

Forum Umat Islam mengecam dugaan penistaan agama oleh Ahok

AKTUALITA.INFO, Kota Bima - Sejumlah Ormas dan lembaga pendidikan Islam di Bima menggelar aksi demonstrasi terkait dugaan penistaan agama Islam oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama alias Ahok. Aksi damai Forum Umat Islam yang dikoordinir Ustad Asikin, melibatkan ribuan orang berlangsung, Kamis (20/10/2016).

Pantauan Aktualita.info, massa aksi berkumpul di Lapangan Sera Suba, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima sekitar pukul 08.00 Wita. Sasaran demonstrasi yakni DPRD Kota dan Kabupaten Bima, Polres Bima Kota, dan kantor Pemkot Bima.

Dalam aksinya, demonstran mengusung berbagai spanduk yang mengecam dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Demonstran mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya ketegasan MUI Pusat, agar Ahok diproses hukum atas perbuatannya itu.  

"Proses Hukum Basuki Tjahya Purnama (Ahok) yang Menghina Kitab Suci Al-Quran dan melakukan penistaan Terhadap Agama," "Kapolri.. Tangkap dan Adili Ahok," demikian antara lain tulisan dalam spanduk yang diusung demosntran.

Tokoh FUI menyampaikan asiprasi di Polres Bima Kota
Koordinator aksi, Ustad Asikin dalam orasinya mengutuk pelecehan Alquran oleh Ahok karena dapat mengancam terjadinya disintegrasi bangsa dan kestabilan keamanan negara. "Kami menuntut Kapolri untuk menangkap dan mengadili Ahok. Bilamana tuntutan kami tidak dipenuhi oleh Kapolri, maka umat Islam akan melakukan gerakan masif," tegasnya.

Asikin mengimbau seluruh umat Islam agar mengambil bagian dalam aksi umat Islam di Bima demi kesucian Alquran  dan citra umat Islam yang dihina oleh Ahok.

Menurutnya, apabila hukum tidak bisa ditegakan dikuatirkan Ahok akan mendapatkan hukum jalanan oleh kaum muslim. "Kami umat muslim dari Bima tidak gentar untuk melepaskan nyawa kami untuk mengadili si Ahok," tandas Asikin.

Aksi Forum Umat Islam Bima di DPRD Kabupaten Bima mendapat respon. "Kami menerima tuntutan masa aksi dan kami akan berjuang bersama untuk menegakkan agama Islam," kata anggota Legislatif setempat, M Natsir.

Ia berujar, akan mengajukan surat pengaduan ke DPR RIyang mewakili seluruh umat muslim se-Kabupaten Bima. Terkait tuntutan tentang penghinaan agama oleh Ahok.

Pemerintah Kota Bima melalui Sekda M Rum juga menyampaikan hal yang sama. "Pemerintah Kota Bima tidak akan melindungi  orang yang tergabung menyalahi aturan. Kami akan turut serta berpartisipasi untuk menegakkan agama," katanya.

Demikian DPRD Kota Bima menyampaikan hal yang sama. Demonstran ditemui tiga anggota legislatif setempat yakni Anwar arman, Mustakim, dan Armansyah. "Sesuai dengan tuntutan masaa aksi, kami akan menyampaikan langsung ke DPR RI. Tidak ada kekebalan hukum untuk siapapun, hukum harus ditegakan," katanya.

Sementara Polres Bima Kota melalui Wakapolres, Kompol Nanang, mengatakan aspirasi massa aksi akan disampaikan kepada atasan. "Kami akan menyampaikan pada Kapolda untuk disampaikan kepada Kapolri terkait tuntutan massa aksi," ujarnya.

Sekitar pukul 11.50 Wita, massa aksi kembali ke Lapangan Serasuba untuk konsolidasi dan membubarkan diri. Aksi damai itu di bawah pengamanan ketat aparat Polri dan TNI.

[yudha]

Related

Ragam 4484094800044525733

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item