Investor Singapura Tertarik Bangun Industri Perikanan di Kota Bima

Walikota Bima menerima kunjungan investor Singapura. /ydh Aktualita.info, KOTA BIMA – Potensi perikanan Kota Bima menarik perhatian be...

Walikota Bima menerima kunjungan investor Singapura. /ydh

Aktualita.info, KOTA BIMA – Potensi perikanan Kota Bima menarik perhatian berbagai pihak, khususnya para investor. Sebuah perusahaan dari Singapura yang bergerak dalam bidang industri perikanan, PT Raja GNG, tertarik untuk berinvestasi di Kota Bima, tepatnya di wilayah Kelurahan Kolo.

Perwakilan sekaligus juru bicara PT Raja GNG, Mr. Jefry, beserta tim lapangan melakukan kunjungan awal ke Kota Bima. Rombongan tersebut diterima oleh Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin, Selasa 13 Januari 2015.

Walikota pun mengajak para pimpinan instansi terkait untuk ikut serta dalam pertemuan tersebut, antara lain Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bima, Ahmad Yanuari, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Bima.

Pada pertemuan tersebut, Mr. Jefry menyampaikan presentasi mengenai industri perikanan yang menguntungkan semua pihak. Baik perusahaan, pemerintah daerah, maupun masyarakat nelayan lokal. “Perusahaan kami akan menyediakan fasilitas rumah sakit dan sekolah bagi para nelayan. Kami juga akan membangun tempat penangkapan dan pusat penjualan ikan, serta pabrik pengolahan,” kata Jefry.

Dia mengatakan dengan adanya fasilitas itu para nelayan tidak perlu bersusah payah menjual ikan ke pasar. PT Raja GNG akan membeli semuanya untuk diolah sehingga nelayan mendapatkan harga beli yang bagus. “Tidak perlu mengkhawatirkan laku atau tidaknya hasil tangkapan, dan selanjutnya Kota Bima akan dikenal sebagai daerah penghasil produk olahan ikan berkualitas baik,” jelas Jefry.

Untuk membangun fasilitas lengkap tersebut, menurut Jefry, PT Raja GNG membutuhkan lahan sektar 30 hektare. Pihaknya berharap Pemerintah Kota Bima dapat membantu penyediaan lahan tersebut.

Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin menyambut baik tawaran kerjasama dari PT Raja GNG. Namun, lahan yang dapat disediakan oleh Pemerintah Kota Bima hanya seluas 3 hektar. “Karena masalah penyediaan lahan ini jugalah, maka hari ini saya mengundang Kepala BPN Kota Bima untuk menggambarkan kondisi pertanahan di wilayah yang dimaksud,” kata Walikota.

Kepala BPN Kota Bima pun menjelaskan lahan di sekitar pantai Kolo Kecamatan Asakota umumnya sudah bersertifikat. Berdasarkan kondisi tersebut, Walikota menawarkan kepada PT Raja GNG untuk menyewa lahan masyarakat. “Tawaran ini akan kami pertimbangkan,” jawab Mr. Jefry. “Kami akan melihat kondisinya dulu secara langsung, baru selanjutnya kami akan mengambil keputusan,” tambahnya.

Usai pertemuan tersebut, tim PT Raja GNG selanjutnya melakukan peninjauan lapangan ke wilayah Kolo, dengan didampingi Camat Asakota dan Lurah Kolo. Hasil peninjauan tersebut selanjutnya akan menjadi dasar pertimbangan pengambilan keputusan penanaman investasi. “Kami akan menunggu kunjungan lanjutan dari PT Raja GNG, dan kami berharap kerjasama kita akan dapat terwujud,” harap Walikota melepas tim PT Raja GNG.

[yudha/*]

Related

Pemerintahan 5050748771519783075

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item