Silaturrahmi, Cara Polda NTB Cegah Tindakan Radikalisasi

Rombongan Polda NTB silaturrahmi ke Ponpes Abubakar Sidik di Penatoi. /yudha Aktualita.info, BIMA – Sebagai upaya pencegahan tindakan r...

Rombongan Polda NTB silaturrahmi ke Ponpes Abubakar Sidik di Penatoi. /yudha

Aktualita.info, BIMA – Sebagai upaya pencegahan tindakan radikalisasi di Bima, sejumlah pejabat Kepolisian Daerah (Polda) dan Komando Resort Militer (Korem) NTB, didampingi Ketua MUI NTB dan Imam Besar Masjid Attaqwa Mataram, berkunjung ke Bima dan Dompu. Sasaran kunjungan silaturrahmi yakni beberapa pondok pesantren dan masjid.

Selain itu silaturrahmi ke rumah keluarga korban terduga teroris, dan keluarga terduga teroris yang saat ini sedang menjalani proses hukum. “Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari rapat koordinasi dengan Gubernur dalam upaya pencegahan tindakan radikalisasi,” jelas Kapolda NTB melalui Dir Irwasum, Kombes Pol Anang Sidanu, Kamis 27 November 2014, di Masjid Istiqomah Penatoi Kota Bima.

Menurut dia, aplikasi tugas Kepolisian dari aspek preventif yang mengedepankan aspek penyadaran adalah esensi dari kunjungan itu. Masyarakat, katanya, perlu dirangkul dan diajak untuk bersama mewujudkan kamtibmas.

Dir Binmas Polda NTB, Kombes Pol Suwarto mengatakan NTB kini dikenal hingga internasional masalah radikalisasi. Menurutnya, fakta itu harus diatensi dan ditangani dari awal agar tidak terjadi lagi masalah yang berkaitan dengan radikalisme. “Kita tangani dari awal untuk menghindarinya,” ujar Suwarto.

Dikatakannya, silaturrahmi rombongan langsung ke titik yang dalam catatan inteligen rawan masalah radikalisasi. Radikalisasi itu menurutnya bukan saja berkaitan dengan terorisme, tetapi segala bentuk tindakan yang memicu konflik sosial “Seperti penghakiman massa yang dipicu pesan singkat (sms) adanya penculikan anak di pulau Lombok dulu,” terang Suwarto.

Saat ini, kata dia, pelaku segala bentuk tindakan kekerasan di bawa ke Polda NTB untuk penanganannya. Hal itu sebagai atensi Kapolda terhadap Kamtibmas. “Namun, seseorang yang ditangkap tetap kita perlakukan sebagai orang yang belum tentu bersalah,” ujar Suwarto.

Kunjungan silaturrahmi Polda NTB dan rombongan diawali ke rumah keluarga almarhum IPTU Abdul Salam di Lingkungan Bedi, Kelurahan Manggemaci, Kota Bima. Abdul Salam merupakan Kapolsek Ambawali yang tewas ditembak orang tak dikenal beberapa waktu lalu.

Selanjutnya rombongang berkunjung ke rumah keluarga terduga teroris yang kini masih menjalani proses hukum di Polda NTB, Dedi irawan, di Desa Rite Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Kemudian rombongan bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Abubakar Sidik dan Masjid Istiqomah di Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Selanjutnya rombongan Polda menuju ke Kabupaten Dompu.

[yudha]

Related

Ragam 6389191906955591127

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item