Rusun Asrama Santri Diresmikan, BNPT: Ponpes Utsman Bin Affan Mitra Strategis BNPT

  Mayjen Nisan Setiadi (tengah) bersama Wabup Dompu (paling kanan), Ketua Yayasan Ponpes Utsman Bin Affan, Direktur Perumahan Kementerian PU...

 

Mayjen Nisan Setiadi (tengah) bersama Wabup Dompu (paling kanan), Ketua Yayasan Ponpes Utsman Bin Affan, Direktur Perumahan Kementerian PUPR dan anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa menggunting pita sebagai simbol peresmian Rusun.

Aktualita, Dompu - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan meresmikan pembangunan Rumah Susun (Rusun) di Pondok Pesantren Ustman Bin Affan, Desa O'o, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (7/3). 

Rusun untuk asrama santri di Ponpes setempat, diresmikan Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Nisan Setiadi, mewakili Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar. Didampingi oleh Direktur Rusun Kementerian PUPR, Aswin Grandiarto Sukahar, Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, dan Ketua Yayasan Ponpes Utsman Bin Affan Dompu, H. Syamsuddin.

Mayjen TNI Nisan Setiadi mengatakan, sesuai dengan amanah undang-undang salah satu tugas BNPT adalah merumuskan, mengoordinasikan, dan melaksanakan kebijakan, strategi, dan program nasional penanggulangan terorisme di bidang kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Dijelaskan, terorisme merupakan hal yang kompleks karena beragam faktor yang melatarbelakanginya. Karena itu, upaya penanggulangannya tidak dapat dilakukan oleh hanya satu pihak tetapi harus dilaksanakan secara multi-pihak atau dikenal sebagai metode pentahelix.

"Pentahelix merupakan metode kerjasama antara BNPT dengan sejumlah pihak, antara lain kementerian atau lembaga, akademisi, dunia usaha, media massa, dan komunitas masyarakat," jelasnya.

Jenderal bintang dua ini menuturkan, salah satu penerapan metode pentahelix yang dikedepankan BNPT adalah dengan menggandeng 46 kementerian atau lembaga. Termasuk Dewan Pers untuk bersama-sama mencegah paham radikalisme yang mengarah kepada tindak pidana terorisme.

"Sejak 2018 hingga tahun 2021, BNPT bersama dengan kementerian atau lembaga telah melaksanakan sebanyak 83 kegiatan di Kabupaten Dompu. Diantaranya, pembagian alqur’an, beasiswa, pembangunan penerangan jalan umum tenaga surya, balai latihan kerja, pelatihan kewirausahaan, bantuan alat kerja serta bantuan bibit buah dan alat mesin pertanian," sebutnya.

Selain kerjasama dengan unsur kementerian dan lembaga lainnya dalam penerapan metode pentahelix lanjut Mayjen Nisan, BNPT juga bekerja sama dengan komunitas masyarakat. Salah satu mitra strategis BNPT di Kabupaten Dompu adalah Yayasan Ponpes Utsman Bin Affan yang merupakan wadah bagi pendidikan para penghafal alqur’an yang senantiasa menyebarkan kebesaran Islam yang rahmatan lil’alamin.

Sehubungan dengan itu, kata dia, BNPT aktif berkoordinasi dengan pengurus Ponpes Utsman Bin Affan untuk dapat menggali potensi dan kebutuhan kelompok sasaran. Tim melihat, mendengar, dan memahami pentingnya keberadaan Rusun sebagaimana yang diusulkan kepada BNPT.

"Menindaklanjuti hal tersebut, BNPT menyampaikan permohonan kebutuhan tersebut kepada Kementerian PUPR untuk dapat dibangun sebuah Rusun yang kini telah terealisasikan pembangunannya, sebagaimana kita saksikan bersama kemegahannya hari ini," ujarnya.

Mayjen Nisan mengapresiasi Menteri dan jajaran Kementerian PUPR yang telah mewujudkan pembangunan Rusun yang akan dipergunakan sebagai asrama santri. Dengan hadirnya fasilitas yang memadai, diharapkan Ponpes Utsman Bin Affan dapat menjadi penggerak untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, damai dan harmonis.

"Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri PUPR beserta jajarannya yang telah mewujudkan harapan mitra-mitra kami untuk dapat terus bergerak menjaga Indonesia yang damai dan harmonis. Kmi juga ucapkan terima kasih kepada bapak bupati dan jajaran pemerintah kabupaten dompu yang telah mendukung pelaksanan kegiatan sinergisitas antar kementerian/lembaga khususnya di Kabupaten Dompu," ucapnya.

"Besar harapan kami agar Rusun ini dapat dipelihara, dirawat, serta dimanfaatkan secara maksimal guna meningkatkan daya tahan dan daya tangkal terhadap intoleransi, radikalisme dan terorisme," Mayjen Nisa menambahkan.

Ketua Yayasan Ponpes Utsman Bin Affan, H Syamsudin, mengaku, gembira dan terharu atas pembangunan Rusun tersebut.

Ia mengingat kenangan dua puluh tahun lalu dengan kondisi yang serba terbatas, memulai mendirikan Ponpes. Dengan hanya bermodalkan doa, lalu mengandalkan bantuan donatur dan simpatisan.

"Hari ini kami mendapat bantuan bangunan ini (Rusun). Kami berterimakasih karena negara hadir di tengah kami," katanya. 

Wakil Bupati Dompu, Syahrul Parsan, juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan pada BNPT yang telah memprakarsai pembangunan Rusun Ponpes. "Semoga amenjadi amal jariyah," ujarnya.

Ia berharap, bangunan tersebut memberikan kenyamanan bagi santri. Ia juga berpesan agar Sarpras itu bisa dijaga kebersihan dan kerapaiannya sehingga nyaman ditempati.

"Di Desa O'o ini dikenal sebagai pusat pendidikan agama. Banyak santri yang mondok," pungkasnya.

[akt.01]



Related

Pemerintahan 3864234416801894372

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item