Potensi Bencana Tinggi, Polres Bima Kota dan Pemkot Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Upacara siap siaga bencana di Mapolres Bima Kota. AKTUALITA.INFO , KOTA BIMA - Potensi bencana tahun ini terpantau tinggi, terutama di Kota ...

Upacara siap siaga bencana di Mapolres Bima Kota.


AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Potensi bencana tahun ini terpantau tinggi, terutama di Kota Bima. Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan SE langsung memimpin apel kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam.

Apel digelar di halaman depan Kantor Polres Bima Kota, Kamis (12/11) sekitar pukul 08.00 wita. Dihadiri Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono SIK SH, Pasi Ter Kodim 1608 Bima Kapten Inf Nasirudin. Apel diikuti 1 pleton TNI, 1 pleton Brimob, 2 pleton personil Polres Bima Kota, 1 pleton pegawai Dishub Kota Bima, 1 regu Tagana, 1 regu Basarnas dan 1 pleton Sat Pol PP Kota Bima.

Dalam sambutannya Wawali menyampaikan, tidak bisa dipungkiri intensitas dan kompleksitas bencana saat ini telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang besar. Kondisi itu sangat menggangu aktivitas dan produktivitas, serta keberlangsungan dunia usaha dan mata pencahariannya.

"Tujuan dari apel kesiapan penaggulangan bencana yang kita laksanakan ini, adalah untuk mengetahui kesiapan kita dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam. Berupa kesiapan personil, sarana dan prasarana serta dukungan logistik lain," katanya.

Melihat perkembangan situasi nasional saat ini tutur Wawali, banyak terjadi bencana alam. Hal itu, menjadi perhatian semua pihak akibat dampak perubahan cuaca yang menimbulkan permasalahan. Seperti, memaksa masyarakat untuk mengungsi, adanya korban jiwa serta rusaknya fasilitas publik dan rumahtangga.

Berdasarkan perkiraan cuaca yang disampaikan BMKG ungkap Wawali, NTB telah memasuki musim hujan yang puncaknya diperkirakan terjadi pada bulan November 2020 hingga Februari 2021.

"Dengan perkiraan itu, perlu diwaspadai hujan lebat dan angin kencang serta bencana lainnya. Terutama tanah longsor, mengingat wilayah NTB terbentang daerah pegunungan dan perbukitan yang sangat rentan terjadinya tanah longsor," jelasnya

Dikatakannya, dampak sosial dari bencana alam secara langsung dirasakan oleh masyarakat. Belum lagi kerugian ekonomi yang ditimbulkan dari musibah bencana yang terjadi.

Oleh karena itu, perlu langkah-langkah antisipasi penanggulangan secara nyata dalam bentuk kesiapan personil dan sarana prasarana yang akan digunakan dalam penanganan bencana alam di wilayah Provinsi NTB,” tuturnya.

Sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat dalam setiap bencana tegas Wawali, pemerintah, TNI dan Polri harus tanggap terhadap perkiraan terjadinya bencana. Sehingga kita dituntut untuk siap siaga dan all out bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, baik TNI, Polri, Pemda, instansi terkait serta seluruh lapisan masyarakat guna meminimalisir dampak yang timbulkan dari setiap bencana yang terjadi,” pungkasnya.

Kegiatan apel diakhiri dengan pengecekan alat penanggulangan bencana seperti, perahu karet, pompa air, gergaji mesin dan alat kelengkapan lainnya.

[akt.01]

Related

Pemerintahan 8850506646742516846

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item