Tak Dapat Minyak Tanah, Puluhan Ibu-ibu di Bima Blokir Jalan

Aksi blokir jalan ibu-ibu karena tak dapat pasokan minyak tanah. [mrs] AKTUALITA.INFO , Bima – Puluhan ibu rumahtangga di Desa Tonggon...

Aksi blokir jalan ibu-ibu karena tak dapat pasokan minyak tanah. [mrs]

AKTUALITA.INFO, Bima – Puluhan ibu rumahtangga di Desa Tonggondoa, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat memblokir jalan Lintas Ntonggu-Palibelo desa setempat, Sabtu, 11 Februari 2017. Jalan diblokir menggunakan drum, jirigen, batu, dan ranting pohon, sekitar pukul 11.45 Wita.

Aksi blokir jalan yang sangat jarang dilakukan kaum hawa ini akibat terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak tanah di Desa Tonggondoa. Ibu-ibu meradang karena asap dapurnya tidak mengepul akibat tidak adanya pasokan minyak tanah di desa mereka.

“Kami minta kepada pengecer minyak tanah agar hari ini minyak tanah harus ada,” kata ibu-ibu itu kompak. “Kalau hari ini tidak ada pasokan minyak tanah, maka jalan yang kami blokir tidak kami buka,” teriak mereka.

Kapospol Palibelo, IPDA Guntur mengatakan blokir jalan dilakukan ibu-ibu rumahtangga berawal dari informasi yang mereka terima bahwa minyak tanah yang sebenarnya dialokasikan untuk agen pengecer di Desa Tonggondoa, dialihkan ke Desa Ragi. “Sementara warga Desa Tonggondoa masih kekurangan minyak tanah, sehingga secara spontanitas warga memblokir jalan,” ujarnya.

Guntur mengaku aksi tersebut tidak berlangsung lama. Jalan dibuka kembali setelah dia dan Babinsa bernegosiasi dan meyakinkan bahwa akan ada pendistribusian minyak tanah untuk warga Desa Tonggondoa. “Namun warga bemberikan catatan bahwa warga akan melakukan aksi yang sama apabila pendistribusian minyak tanah tidak masuk ke Desa Tonggondoa,” kata Guntur.

Ia menambahkan, pengalihan pasokan minyak tanah dari Desa Tonggondoa ke Desa Ragi disebakan adanya pengalihan ijin pangkalan pengecer. Awalnya ijin pangkalan adalah milik TF, warga Desa Tonggondoa, namun dijual dan dialihkan kepada salah satu warga Desa Ragi. “Pengalokasian minyak tanah teralih ke Desa Ragi mengakibatkan kekurangan pasokan untuk Desa Tonggondoa,” terangnya.

[mrs]

Related

Hukrim 1008865932589783219

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item