Hiburan Orgen Tunggal di Dompu Berakhir Ricuh, Seorang Warga Tewas Dikeroyok

AKTUALITA.INFO , Dompu – Saiful (25 tahun), warga Dusun Sori Utu, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa tenggara Barat,...

AKTUALITA.INFO, Dompu – Saiful (25 tahun), warga Dusun Sori Utu, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa tenggara Barat, tewas diduga dikeroyok sekelompok orang tak dikenal, Rabu (20/7) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kapolsek dan Danramil saat mengantar janazah korban untuk dimakamkan.
Informasi yang dihimpun, sebelum tewas korban Saiful menonton hiburan orgen tunggal di Dusun Lanci Dua, Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa. Saat acara joget berlangsung, seorang warga Dusun Transad Dua, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, berinisial KN (25 thn), membuang tisu bekas keringatnya ke belakang dan mengenai seorang warga Dusun Sante, Desa Doromelo, AGS (35 thn).

Tidak terima dengan itu, AGS lantas memukul KN. Kericuhan pun tak terhindarkan. KN juga dipukul pada bagian kepala menggunakan kayu oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya. 

Masih menurut informasi yang dihimpun, melihat kejadian tersebut Saiful merasa keberatan. Dia lantas mengeluarkan pisau belati dan mencari pelaku. Saiful sempat dicegah oleh salahseorang anggota Kepolisian Sektor Manggelewa. 

Pada saat di tempat itu juga, seorang warga Desa Doromelo, HRM, memegang parang berhadapan dengan Saiful. Tidak lama kemudian, Saiful mengejar semua penonton yang berasal dari Desa Doromelo hingga ke areal persawahan.

Dalam pengejaran tersebut, Saiful dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal sehingga korban mengalami luka bacok di bagian mulut, kepala, dan dada. Selain itu, luka sabetan di bagian perut sebelah kanan dan tangan. 

Korban Saiful menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan saat aparat Polsek Manggelewa membawanya ke RSUD Dompu menggunakan mobil patroli Polsek. Untuk kepentingan proses hukum, terhadap korban tetap dilakukan visum.

Berdasarkan pemeriksaan dokter RSUD Dompu, Dokter Rini menjelaskan, korban mengalami luka sabetan di bagian dada dan perut yang menyebabkan usus korban terurai. Kemudian luka bacok di bagian kepala dan tangan. “Sekitar pukul 03.10 Wita korban dibawa ke sini (IGD), namun korban sudah tidak bernyawa,” terang Dokter Rini.

Sementara itu, Kapolsek Manggelewa, IPDA Abdul Haris dan anggotanya melakukan pendekatan persuasif terhadap keluarga korban dan warga. Agar tidak terprovokasi oleh pihak yang mengadu domba, yang akan memicu konflik berkelanjutan. Karena saat ini sudah beredar isu akan ada reaksi dari pihak keluarga korban dan warga sekampung dengan korban. Warga dan keluarga korban mensinyalir bahwa warga Dusun Sante Desa Doromelo adalah pelaku yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Dompu, AKP Priyo Suhartono menegaskan, pihaknya akan mengejar pelaku pembunuhan sadis tersebut. "Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, dan kasus kematian ini akan kami usut tuntas," tegasnya. 

Sementara jenazah korban dijemput pihak keluarga dari RSUD Dompu dan tiba di rumah duka, Rabu (20/7) sekitar pukul 07.00 Wita. Sekitar pukul 12.00 Wita, almarhum dimakamkan di pemakaman umum Desa Sori Utu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Selain keluarga korban dan warga setempat, prosesi pemakaman dihadiri Kapolsek Manggelewa, IPDA Abdul Haris, Kasat Binmas Polres Dompu, IPTU Sabri, dan Danramil Kempo, Kapten Inf Syahruddin.

[yani/rul]

Related

Hukrim 9035944308865177746

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item