Puluhan Tukang Batu di Kota Bima Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi

Wali Kota diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir H Zulkifli MAP, saat membuka kegiatan AKTUALITA.INFO , KOTA BIMA ...

Wali Kota diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir H Zulkifli MAP, saat membuka kegiatan
AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Bagian Admnistrasi Pembangunan (AP) Setda Kota Bima dan PPK Jasa Konstruksi Provinsi NTB melaksanakan pelatihan dan uji kompetensi tukang batu di Aula Kantor Camat Mpunda, Kamis (26/5). Kegiatan dibuka Wali Kota Bima melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir H Zulkifli MAP.

Walikota dalam sambutan yang dibaca Asisten II mengatakan, pembinaan kompetensi dan pelatihan tenaga kerja konstruksi saat ini dan ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin besar. Sebab, era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini, berpengaruh semakin besarnya peluang tenaga kerja asing lebih berperan dibidang industri konstruksi di Indonesia.

Kondisi itu, katanya, berdampak terhadap tenaga kerja lokal Indonesia. Menurutnya, tenaga kerja lokal harus dapat berkompetisi dengan tenaga kerja asing dalam hal kontruksi dan produktivitasnya. “Perencana konstruksi, pengawas konstruksi orang perseorangan atau yang dipekerjakan oleh badan usaha sebagai perencana atau pengawas kontruksi, harus memiliki sertifikat keahlian,” katanya.

Pelatihan dan uji kompetensi tukang batu diikuti 60 orang. Diharapkan dari kegiatan tersebut, dapat mempercepat peningkatan tenaga kerja di bidang konstruksi, agar mempunyai daya saing yang tinggi di pasaran tenaga kerja kontruksi baik di Kota Bima maupun nasional. Peserta yang kompeten lulus ujian pelatihan akan dapat langsung difasilitasi untuk mengikuti ujian kompetensi dan sertifikasi. 

[dien]

Related

Pemerintahan 859514354085044913

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item