“Uma Lengge” Dilirik Mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Indonesia

Uma Lengge. (foto: Alan Malingi) AKTUALITA.INFO , Bima – Keunikan desain arsitektur Uma Lengge (salahsatu rumah adat tradisional di B...

Uma Lengge. (foto: Alan Malingi)

AKTUALITA.INFO, Bima – Keunikan desain arsitektur Uma Lengge (salahsatu rumah adat tradisional di Bima) mendapat perhatian dari Ikatan Mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Indonesia untuk melakukan penelitian pada tiga lokasi yaitu di Donggo,Wawo dan Sambori, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Saat ini Tim Advance Ekskursi, Raka dan rekan telah melakukan survai awal dan serangkaian koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, untuk persiapan kedatangan tim peneliti yang berjumlah 26 orang pada tanggal 11 Juli 2017. Tim akan disambut oleh Bupati Bima pada tanggal 12 Juli 2017, yang selanjutnya akan menyebar di Wawo, Donggo dan Sambori.

“Alhamdulillah, Persiapan sudah rampung berkat jalinan koodrinasi dan komunikasi yang baik dengan Dinas Pariwisata, Dikbudpora, Camat wawo, Camat Donggo,Camat Lambitu dan kepala desa di tiga kecamatan tersebut. Serta bagian Humas Protokol dan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bima,” kata Raka melalui Kasubag Informasi Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima, Ruslan S.Sos, Minggu, 9 Juli 2017.

Selama kegiatan Tim Advance ditemani oleh anggota Majelis Kebudayaan Mbojo (Makembo). Tim telah banyak menyerap informasi dari komunitas Gong 96 STKIP Bima yang juga pernah melakukan penelitian tentang Uma Lengge, para tokoh adat dan masyarakat sekitar Uma Lengge.

Selama penelitian, Tim Ekskursi Uma Lengge akan menginap di Pesanggarahan Wawo, Donggo dan rumah-rumah warga.

Menurut rencana, hasil penelitian ini akan dipamerkan di Museum Nasional dan beberapa event untuk mendapatkan suport program bagi upaya revitalisasi Uma Lengge sebagai salah satu warisan Arsitektur Tradisional Mbojo. .

“Mari beri dukungan demi mengangkat dan mempromosikan segala potensi sejarah, dan seni Budaya Mbojo,” ajak Raka.

Sebagai gambaran, Uma Lengge merupakan salah satu rumah adat tradisional yang berdiri sejak ratusan tahun silam, dimana rumah tradisonal itu adalah peninggalan asli nenek moyang suku Bima yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan padi yang hingga sekarang masih difungsikan oleh masyarakat tradisonal setempat, dan menjadi salahsatu cagar budaya yang masih terjaga kelestariannya.

Uma Lengge memiliki makna Uma berarti rumah dan Lengge berarti mengerucut atau pucuk yang menyilang dengan ukuran tinggi antara 5-7 cm, bertiang 4 balok kayu, beratap yang terbuat dari alang-alang yang menutupi tiga per empat bagian rumah sekaligus sebagai dinding dan memiliki pintu masuk dibagian bawah atap.

Adapun langit-langit yang terbuat dari kayu lontar, serta lantai yang terbuat dari kayu pohon pinang atau pohon kelapa. Pada bagian tiang rumah juga digunakan balok kayu sebagai penyanggah, yang fungsinya sebagai penguat setiap tiang-tiang uma lengge. Setruktur bentuk tiang uma lengge juga terlihat berbeda dari biasanya dimana pada 4 tiang balok penyangga dipasang papan berbetuk empar persegi yang dimaksudkan agar binatang seperti tikus tidak mudah naik melalui tiang uma lengge.

[dien]

Related

Sosbud 5303736541288946768

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item