Jenderal Firli: Berkas Korupsi K2 Dompu Segera Disempurnakan

Kapolda NTB Brigjen Drs. M. Firli, M.Si didampingi Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin saat berangkulan dengan Ketua DPRD Dompu, Yuliad...

Kapolda NTB Brigjen Drs. M. Firli, M.Si didampingi Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin saat berangkulan dengan Ketua DPRD Dompu, Yuliadin Bucek, dalam kunjungan ke rumah Janda korban pembunuhan di Desa Baka Jaya. [yani]  

AKTUALITA.INFO, Dompu - Berkas dugaan korupsi perekrutan CPNS Kategori Dua (K2) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, belum lama ini dikembalikan oleh Kejaksaan Tinggi NTB yang berisi beberapa petunjuk.

Terkait dengan pengembalian itu, Kapolda NTB Brigadir Jenderal Drs. M. Firli, M.Si., mengatakan pihaknya akan menggenjot penyempurnaan atau P21 atas berkas tersebut.

Hal itu dikatakan Firli menjawab pertanyaan wartawan usai menyantuni janda korban pembunuhan di Dusun Mpuri, Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Kamis, 13 Juli 2017.

Diakui Firli, dua minggu yang lalu berkas perkara yang menyeret Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin sebagai tersangka itu dikembalikan Jaksa dengan beberapa petunjuk yang harus dipenuhi. "Petunjuk Jaksa harus kami penuhi agar berkas bisa dinyatakan sempurna oleh Jaksa," kata dia.

Diisyaratkannya, setelah seluruh petunjuk dilengkapi, maka akan segera dilimpahkan kembali.

Adanya aksi Aliansi Aktivis dan Mahasiswa Dompu (AAMD) kemarin di Dompu yang mendesak Bupati Dompu H. Bambang dan tersangka lainnya untuk segera ditahan, Kapolda asal Palembang tersebut berujar bahwa pihaknya tidak bisa diintervensi dari luar.

Jelas dia, pihaknya bekerja mengikuti aturan main. "Hukum dan aturanya bagaimana, itulah yang kita jalankan dan bukan karena suara orang pendemo," jelas Firli. "Saya pastikan proses penyidikan berjalan,” tegas dia.

Sudah lewat seminggu yang lalu, 6 Penyidik Polda melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan menyita sejumlah dokumen, dalam rangka melengkapi berkas sesuai petunjuk Kejati NTB.

Baca juga: 



[yani]

Related

Hukrim 5534294390298398147

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item