Dompu Dapat Dua Rekor "Dunia" Muri

Tarian Massal Katente dan Saremba Tembe Nggoli. [yani] AKTUALITA.INFO , Dompu - Museum Rekor Indonesia (Muri) mengukuhkan Tarian Mass...

Tarian Massal Katente dan Saremba Tembe Nggoli. [yani]

AKTUALITA.INFO, Dompu - Museum Rekor Indonesia (Muri) mengukuhkan Tarian Massal Saremba dan Katente Tembe Nggoli dan Parade Budaya yang juga mengenakan Saremba, Katente dan Rimpu Tembe Nggoli, menjadi dua rekor dunia, Sabtu, 1 April 2017.

Pengukuhan tersebut dilakukan pada kegiatan tarian massal dan parade budaya dalam rangka Festival Pesona Tambora (FPT) 2017 memperingati hari jadi Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat dan meletusnya Gunung Tambora 202 tahun tanggal 11 April nanti.


Menurut tim pencatat Muri, Awan Rahargo, Muri mencatat ada dua penciptaan rekor sekaligus yakni rekor menari dengan penari terbanyak yang mengenakan busana Saremba dan Katente Tembe Nggoli, dicatat sebanyak 26.114 peserta dan parade budaya juga mengenakan saremba, katente dan rimpu sebanyak 27.011 peserta.

Dijelaskan Awan, dua rekor dunia di atas awalnya diklaim sebagai rekor Indonesia, tetapi bagi Muri akan dikukuhkan sebagai rekor dunia. "Dan ini yang pertama kali diciptakan," ujar dia. 

Dia memperjelas, metode perhitungan yang dilakukan oleh Muri yakni dengan cara perhitungan secara manual oleh tim yang sudah disebar. "Sejak tadi pagi juga Muri telah menyebarkan tim, awalnya terdapat angka sekitar 32 ribu orang, namun karena satu dan lain hal, Muri melihat ada beberapa kekurangan sehingga didapatlah angka 26 ribu dan 27 ribu," kata Awan.

Parade budaya katente dan saremba tembe.
Kembali Awan yang sejak pagi mengawal prosesi tarian massal dan parade budaya mengatakan bahwa pengukuhan tarian massal dan parade budaya sebagai rekor dunia adalah hal yang baru pertama kali.

"Harapan kami kedepan, semoga Dompu semakin jaya dan semakin berkembang," menutup pengantarnya pada saat penyerahan piagam.  

Dalam bahasa Mbojo, Saremba Tembe yakni mengenakan sarung seperti selempangan. Sedangkan Katente yaitu memakai sarung seperti biasanya atau sarungan. Dan Rimpu yaitu memakai sarung seperti model memakai jilbab. Dan Tembe Nggoli merupakan sarung khas adat dan budaya masyarakat Suku Mbojo (Dompu dan Bima).

Baik itu Saremba, Katente maupun Rimpu, merupakan adat istiadat yang sudah berusia ribuan tahun dan menjadi salah satu ciri khas masyarakat suku Mbojo atau suku Bima. 

[yani/*]


Related

Sosbud 6943296037708177556

Posting Komentar Default Comments

  1. Bangga sbg masyarakat Dompu,,di fotonya Kadis pariwisata kemana pak?

    BalasHapus

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item