35 Anggota Kodim Dompu Jalani Tes Urine

Anggota Kodim 1614 Dompu jalani tes urine. [yani] AKTUALITA.INFO , Dompu - Menyatakan perang terhadap narkotika, psikotropika, zat a...

Anggota Kodim 1614 Dompu jalani tes urine. [yani]

AKTUALITA.INFO, Dompu - Menyatakan perang terhadap narkotika, psikotropika, zat aditif dan obat-obatan terlarang, Kodim 1614/Dompu, Nusa Tenggara Barat, melakukan tes urine terhadap 35 anggota yang terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama, yang diambil secara acak.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka kegiatan Bin Intel/PAM dan P4GN (Pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan pemberantasan Narkoba), yang dimaksudkan untuk pencegahan seluruh anggota Kodim Dompu jangan sampai ada yang terlibat masalah narkoba. Kegiatan itu bertempat di depan ruangan Staf Intel, Senin, 27 Maret 2017 sekitar pukul 10.30 Wita.

Dijelaskan Komandan Kodim Letnan Kolonel CZI. Arief Hadiyanto, S.IP., bahwa tes urine pendeteksian narkoba terhadap anggotanya dilaksanakan setiap Tri Wulan. "Itu merupakan kegiatan rutin dan perintah atasan dalam rangka menciptakan zero narkoba dilingkungan Distrik Dompu," tegas dia.

Kemudian, pengambilan urine dilakukan oleh staf Intel, untuk kemudian dibawa ke laboratorium BNK Dompu. "Untuk saat ini belum bisa diketahui secara langsung hasilnya, masih menunggu hasil lab," terang Arief.

Ditanya kenapa tidak menerjunkan langsung tim dari BNN Kabupaten Bima atau BNK Kabupaten Dompu untuk melakukan pemeriksaan, Arief menjawab bahwa pemeriksaan yang dilakukan itu sifatnya interen.

Namun dia menegaskan, walaupun bersifat pemeriksaan bersifat interen, pihaknya konsisten menegakan hukum dan menjalankan perintah pimpinan. "Kami punya semangat dan taat aturan untuk menjadi tauladan. Pemeriksaan dilakukan kepada seluruh anggota, namun tiap tri wulan diambil secara acak" Arief menambahkan.

Kembali Arief menegaskan, jika terbukti ada anggotanya terlibat masalah narkoba, baik sebagai pengguna, kurir apalagi sebagai bandar, maka tidak akan diberi ampun. "Semuanya akan ditindak tegas sesuai aturan. Bentuk hukuman berat sampai dengan pemberhentian dengan tidak hormat atau pemecatan dari keanggotaan TNI. Kita tindak dulu, belakangan baru dibina," ujar dia.

Disentil kenapa hanya anggota saja yang diperiksa, sementara Komandannya tidak, dengan nada tegap Arief menjawab dirinya sudah diperiksa. "Saya udah bos, kemaren di Kodam," akunya.

Pantauan aktualita.info, kegiatan P4GN mendapatkan pengamanan dari Provost Kodim dan Unit Intel.

[yani]

Related

Ragam 6181976263999127011

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item