Perambahan Hutan Lebih Berbahaya dari Terorisme

Ilustrasi AKTUALITA.INFO , Bima – Perambahan hutan secara illegal di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima akhir-akhir ini marak terjadi. ...

Ilustrasi

AKTUALITA.INFO, Bima – Perambahan hutan secara illegal di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima akhir-akhir ini marak terjadi. Hal itu akan berakibat pada kekeringan, longsor, dan pemanasan global.

Dampak yang paling fatal adalah berkurangnya intensitas mata air, akibat banyaknya pohon sebagai penyimpan air yang digunduli. Apa lagi kawasan peramabahan tersebut masuk di wilayah hutan lindung.

Menurut Camat Donggo Abubakar SE, perambahan hutan secara illegal lebih berbahaya dari aksi terorisme. Karena akan berdampak tidak baik pada generasi selanjutnya yang sifatnya jangka panjang.

“Ini sama saja membunuh semua masyarakat yang ada karena sumber penghidupan bergantung pada kelestarian hutan, dan itu lebih kejam dari pada teroris,” katanya di Kantor Pemerintah Kabupaten Bima, Kamis (03/11/2016).

Abubakar membenarkan adanya perambahan hutan secara illegal yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dan masyarakat setempat di kawasan yang dilindungi oleh Negara. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Donggo. “Kasus ini kami serahkan kepada pihak yang berwajib,” tandasnya.

Menurut Abubakar, perambahan hutan yang dilakukan oleh masyarakat juga melibatkan Pemerintah Desa Mbawa, Kecamatan Donggo, belum lama ini. Luas lahan yang digarap itu sekitar 6 sampai 7 hektare. “Selain itu ada yang sudah dikasi tanda sebagian,” tuturnya.

Perambatan hutan yang berlokasi di So Due dan So Loa desa setempat, ungkapnya, berdasarkan laporan sebagian masyarakat dan anggotanya. Abubakar menghimbau seluruh masyarakat Donggo agar tidak melakukan perambahan hutan secara illegal. “Kalau itu dilakukan bisa merugikan Negara dan masa depan anak cucu kita,” imbuhnya.

Sementara dari pihak Polsek Donggo sendiri mengatakan sedang menangani kasus tersebut dan mendalami siapa yang terlibat di dalamnya. “Kami tengah mendalami dan menangani kasus tersebut, terkait adanya laporan dari masyarakat dan Camat sendiri,” ungkap Kapolsek Donggo, IPTU Syafrudin YS pada aktualita.info, Kamis (3/11).

[Moen]

Related

Ragam 7916866054599721171

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item