Bupati Dompu Diperiksa Penyidik Polda NTB Dalam Kasus Dugaan Korupsi Perekrutan CPNS K2

AKTUALITA.INFO , Mataram – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat terus menggenjot penyidikan kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS d...

AKTUALITA.INFO, Mataram – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat terus menggenjot penyidikan kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2) Kabupaten Dompu.

Bupati Dompu (tengah) di Polda NTB
Setelah beberapa waktu lalu memeriksa sebagai saksi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu, kini Penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB memeriksa Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin, Senin (21/11/2016).

Informasi yang dihimpun di Polda NTB, pemeriksaan orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Dompu ini dalam kapasitasnya sebagai saksi. Karena Bupati dianggap mengetahui pengangkatan 390 CPNS K2, dimana 134 orang diduga tidak memenuhi kriteria.

Bupati Dompu datang memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.20 Wita. Ia mendatangi Polda setempat memakai kemeja putih bergaris dan celana hitam, didampingi pejabat Dompu dan ajudannya.

Bupati diperiksa sebagai saksi untuk kali pertama. Pemeriksaannya dibutuhkan untuk melengkapi berkas, karena kasus ini sudah memasuki tahap perhitungan kerugian negara yang saat ini sedang diaudit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB.

Pemeriksaan Bupati sendiri berlangsung di lantai dua gedung Ditreskrimsus Polda NTB. Tepatnya di ruangan Penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus. Hingga saat ini (pukul 16.10 Wita) Bupati masih menjalani pemeriksaan. Ada sekitar 49 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Bupati.

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono membenarkan adanya pemeriksaan bupati. Ia menegaskan, pemeriksaan bupati untuk kebutuhan penyidikan. “Iya benar ada pemeriksaan. Untuk penetapan tersangka (kasus K2) masih menunggu hasil audit BPKP,” ujar Kapolda.



[Tim]

Related

Hukrim 4372425523804801943

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item