Bupati Bima Apresiasi Keberadaan Rumah Pintar Pemilu 'Sancaka'

Bupati Bima dan Ketua KPU RI memasuki RPP Sancaka disambut tari Wura Bongi Munca. AKTUALITA.INFO , Bima – Bupati Bima Hj Indah Dhamay...

Bupati Bima dan Ketua KPU RI memasuki RPP Sancaka disambut tari Wura Bongi Munca.

AKTUALITA.INFO, Bima – Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri mengapresiasi kehadiran Rumah Pintar Pemilu (RPP) Sancaka Kabupaten Bima. Apresiasi bupati wanita pertama di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, disampaikan saat peresmian Rumah Demokrasi tersebut oleh Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro MSi PhD, di Sekretariat KPUD Bima, Kamis (20/10/2016).


Menurut Umi Dinda, sapaan akrab bupati, bagi pemerintah daerah kehadiran RPP Sancaka menjadi wahana untuk menumbuhkembangkan semangat berdemokrasi. Dengan menjujung tinggi nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. “Pada saat yang sama, juga diikhtiarkan menjadi pusat dokumentasi dari proses kepemiluan yang telah dilakukan oleh KPUD Kabupaten Bima,” katanya.

Rumah Pintar Pemilu Sancaka diharapkan menjadi sebuah taman diskusi. Dimana para pemangku kepentingan dapat hadir dan bersama-sama bertukar pikiran dan memberikan sumbangsih pemikiran dalam membangun demokrasi di Kabupaten Bima. “Dan memberikan edukasi akan pentingnya Pemilu dan demokrasi di negara kita,” ujar Umi Dinda.

Ketua KPU RI, Juri Ardiantor mengaku bangga atas upaya KPU Kabupaten Bima yang sudah membuat dan merancang RPP Sancaka dengan baik, sehingga dapat diresmikan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bima yang pada Pilkada 2015 lalu mencapai prestasi memuaskan, karena berhasil keluar dari zona merah. “Pemkab mampu mengatasi secara meyakinkan Pemerintah Pusat bagaimana Pemilu diselenggarakan dengan baik tanpa perlu ada konflik yang merusak,” tuturnya.

Ia mengatakan, Pilkada Kabupaten Bima juga memperlihatkan hasil yang meyakinkan. Kredibilitasnya dibanggakan karena tidak ada gugatan yang berarti hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Jika hasil Pilkada tidak dipersoalkan dan tidak digugat sampai MK, artinya semua masyarakat dan kontestan Pemilu meyakini bahwa hasil Pemilu itu memang nyata seperti itu. Tidak ada manipulasi dan rekayasa,” jelas Juri.


[yudha]

Related

Politik 3149578933394144873

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item