Bentrokan Warga, Pos Polisi Hangus Dibakar

  Pos Polisi Sub-Sektor Kota yang dibakar massa. /yd Aktualita.info, KOTA BIMA – Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di sudut utara la...

 
Bentrokan Warga, Pos Polisi Hangus Dibakar
Pos Polisi Sub-Sektor Kota yang dibakar massa. /yd

Aktualita.info, KOTA BIMA – Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di sudut utara lapangan Merdeka dan Pos Polisi Sub-Sektor Kota di kompleks pertokoan Kota Bima, jadi sasaran amukan massa dalam bentrokan warga, Rabu 24 Desember 2014. (baca: Bentrokan di Kota Bima, Seorang Warga Tewas)

Dua fasilitas milik Polres Bima Kota tersebut hangus dibakar massa sekitar pukul 12.30 Wita. Informasinya, pembakaran pos polisi diduga dilakukan kelompok massa yang marah akibat termakan isu tewasnya seorang warga Tanjung karena ditembak polisi. “Massa melampiaskan kemarahan ke pos kami karena tidak puas dan termakan isu itu,” kata Kapolres Bima Kota, AKBP Andri Syahrir, saat ditemui di kediaman Walikota Bima, Rabu malam.

Andri yang didampingi Kepala Detasemen (Kaden) Brimob Pulau Sumbawa, AKBP Sony, menjelaskan massa membakar pos polisi saat konsentrasi pasukan gabungan Polres dan Brimob sedang menghalau dan menutup ruang gerak dua warga yang bentrok, di sekitar terminal dara dan jembatan padolo tiga. “Saat pasukan kami fokus menghalau agar warga Tanjung dan Dara tidak ketemu (bentrok), kelompok massa yang tidak puas datang membakar,” ungkapnya.

Pantauan Aktualita.info, Pos Polisi Sub-Sektor Kota dan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru hangus tak tersisa berikut isi di dalamnya. Massa dengan leluasa membakar karena tidak ada pengamanan dari aparat Kepolisian.

Aksi penyerangan pos itu dilakukan secara tiba-tiba disaat konsentrasi pengamanan dipusatkan dititik lainnya. Massa menggunakan bom molotav berisi bensin sehingga api dengan cepat berkobar. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit, pos yang berada dipusat kota itu hangus tak tersisa. Mobil pemadam kebakaran yang tiba dilokasi hanya dapat memadamkan sisa kobaran api untuk menghindari menjalar ke gedung lainnya.

Sementara itu, aparat Kepolisian dan TNI baru tiba di lokasi disaat warga telah mundur dan masuk kembali ke dalam perkampungan.

[yudha]

Related

Hukrim 7074502824875289068

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item