Krisis Air Bersih, FPKT Kota Bima Salurkan 32 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga 4 Kelurahan

Warga Sarata saat mendapat bantuan air bersih dari FPKT Kota Bima. [akt/ist] AKTUALITA.INFO , Kota Bima – Krisis air bersih pada seju...

Warga Sarata saat mendapat bantuan air bersih dari FPKT Kota Bima. [akt/ist]

AKTUALITA.INFO, Kota Bima – Krisis air bersih pada sejumlah wilayah di Kota Bima mendapat perhatian dari Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kota Bima. Sejauh ini, FPKT Kota Bima telah mendistribusi air bersih sebanyak 8 mobil tangki atau 32.000 liter kepada ratusan warga yang kesulitan air bersih di Kelurahan Dara, Kelurahan Ule, Kelurahan Melayu, dan Kelurahan Paruga.

Baca juga: Kalau Tak Punya Uang, Warga Antre di Got Demi Air Bersih, Pemerintah Dinilai Apatis

“Kami turut merasakan bagaimana warga masyarakat kesulitan air bersih di musim kemarau ini. Apa yang bisa kita bantu ya kita bantu terkait air bersih untuk warga yang membutuhkan,” kata Ketua FPKT Kota Bima, Dia Citra Pravitasari, saat pendistribusian 2 tangki air bersih bagi warga di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Sabtu sore, 26 Oktober 2019.

Keceriaan warga saat menerima air bersih bantuan FPKT Kota Bima.
Menurut Dita, panggilan akrabnya, kemarau panjang yang melanda Kota Bima dan sejumlah daerah lainnya salahsatu penyebab warga kesulitan mendapatkan air bersih. Dirinya bersama FPKT akan berupaya mendistribusi air bersih untuk memenuhi kebuuhan warga, terutama pada wilayah yang tidak memiliki sumber air bersih seperti di Sarata, Tanjung, Dara, dan Melayu.

“Melihat antusiasme dan kebahagiaan warga ketika kami datang mendistribusi air bersih, itu menunjukan bahwa warga sangat membutuhkan perhatian di tengah kekeringan ini. Insya Allah kami akan bantu sebisanya,” ujar Dita.

Diberitakan sebelumnya, warga Lingkungan Sarata, Dara, Tanjung, dan Melayu masih kesulitan mendapatkan air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga harus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih yang dibawa dengan mobil pikap. Kalau tidak punya uang, demi mendapatkan air bersih, warga terpaksa antre mengambil air dalam got dari pipa yang bocor. Kondisi itu telah berlangsung sejak lama.

“Sudah lama sekali, setiap hari kami ambil di sini (got) karena tidak mampu beli air,” ujar Jun, warga Lingkungan Sarata, saat antre mengambil air di got depan pintu gerbang kompleks perumahan Sarata, Selasa, 22 Oktober 2019.

[akt.01]

Related

Ragam 982487306912082971

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DPRD KOTA BIMA

Comments

Recent

item