Bima Mulai Kondusif, Minat Investasi Kian Tinggi

Drs H Muzakir MSc AKTUALITA.INFO, BIMA – Perkembangan dan kemajuan Kabupaten Bima dan masyarakatnya, diperkirakan akan semakin meningka...

Drs H Muzakir MSc
AKTUALITA.INFO, BIMA – Perkembangan dan kemajuan Kabupaten Bima dan masyarakatnya, diperkirakan akan semakin meningkat. Hal itu menyusul banyak investor yang melirik Kabupaten Bima untuk berinvestasi. Karena, Kabupaten Bima kini diakui sudah mulai kondusif.

Menurut Asisten II Setda Kabupaten Bima, Drs H Muzakir MSc, minat investor untuk berinvestasi di Dana Mbojo kian tinggi. Hal itu terjadi sejak Hj Indah Damayanti Putri dan Drs H Dachlan M Noer (Dinda-Dachlan) dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bima. “Dari sisi bisnis, Kabupaten Bima sudah mulai kondusif. Buat kita, tak akan ada investor yang mau datang ke daerah ini jika tidak didukung oleh kondusifitas daerah,” kata Muzakir, di kantor Pemkab Bima belum lama ini.

Baru sebulan Dinda-Dachlan dilantik, diakuinya sangat menerima permohonan-permohonan yang diajukan oleh pihak in-vestor. Diantaranya, rencana pengemba-ngan pelabuhan perikanan dan penga-lengan ikan di Kecamatan Sape oleh Perusahaan dari Singapura. “Direksi Perusahaan tersebut, sudah bertemu langsung dengan Bupati Bima. Karena di lokasi itu sifatnya pelabuhan, tentu saja berkaitan langsung dengan Kementerian Perhubungan. Oleh karena itu, soal ijin harus mendapat restu dari Kementerian Perhubungan pula,” jelas Muzakir.

Minat investasi lain juga terkait dengan pengembangan air bersih untuk desa. Investornya juga berasal dari Singapura. Perusahaan tersebut berencana akan mengembangan air bersih bersubsidi untuk air minum dan penyehatan ling-kungan. “Sifatnya portable, maksudnya bisa berpindah-pindah seperti kontainer,” katanya.

Muzakir menjelaskan, perusahaan tersebut membangun mesin di desa-desa. Itu namanya ATM air dengan harga setengah dari harga pasar. “Misalnya, kalau kebiasaan anda membeli air minum Rp5 ribu per galon, maka dengan perusaha-an tersebut kita hanya akan membayar Rp2500 per galon,” terangnya.

Investasi lainnya, yakni pengembang-an tambak udang putih. Investornya juga sudah bertemu dengan pemerintah. Lokasi yang dilirik yakni di Parado. Perusahaan tersebut berasal dari Kalimantan Timur. “Soal itu, kita juga sudah memaraf untuk ijin prinsipnya. Hal itu juga sedang diurus oleh Kantor Penanaman Modal (KPM) Kabupaten Bima,” ungkap Muzakir.

Investor yang ingin berinvestasi soal pengembangan perumahan rakyat, juga diakui telah mendatangi pihaknya. Itu dalam rangka untuk memenuhi satu juta unit rumah layak huni. Perumahan tersebut seperti BTN.

“Investor meilirik lokasinya di samping ibukota Kabupaten Bima di Kecamatan Woha. Soal tanah untuk membangun perumahan tersebut, akan dibeli sendiri oleh Investor. Kalau itu jadi, maka akan banyak tenaga kerja yang dapat diserap. Selain itu, ekonomi masyarakat juga akan berkembang dengan masuknya investasi ini. Rencana itu berasal dari Raja Properti Mataram-NTB. Mereka sudah berkomuni-asi dengan pemerintah. Kami nyatakan wellcome, soal izin yang salah satunya sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) akan diurus,” papar Muzakir.

Investor dibidang pengembangan listeri tenaga surya (PLTS) juga berminat menanamkan investasinya di Kabupaten Bima. PLTS ini akan diparalelkan dengan program PLN. Maksudnya, investor tersebut akan bekerjasama dengan pihak PLN untuk meningkatkan kapasitas listrik yang ada di Kabupaten Bima.

Sementara pengembangan dibidang pariwisata, pihaknya sedang merintisnya. Diakui pula, sangat banyak Investor yang melirik sejumlah destinasi wisata (daerah tujuan wisata) di Kabupaten Bima.

“Kebanyakan investornya berasal dari Jakarta. Bahkan mereka berani membangun dulu infrastrukturnya. Tentu saja hal itu harus ditindaklanujuti dengan prosedur perijinan dan lainnya,” tutup Muzakir. 

[dien]

Related

Pemerintahan 2577498014814820049

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item