TMMD Kodim Bima Gelar Penyuluhan

Dandim 1608/Bima Letkol Czi Yudil Hendro sat membuka kegiatan penyuluhan yang digelar TMMD. [mrs] AKTUALITA.INFO , Bima - Tentara Man...

Dandim 1608/Bima Letkol Czi Yudil Hendro sat membuka kegiatan penyuluhan yang digelar TMMD. [mrs]

AKTUALITA.INFO, Bima - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 Kodim 1608/Bima menggelar kegiatan penyuluhan di Paruga Nae Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 3 April 2017. Penyuluhan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan non fisik TMMD. Dihadiri sekitar 300 peserta dari unsur SKPD, Camat, Kepala Desa se-Kabupaten Bima, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Penyuluhan yang digelar meliputi penyuluhan hukum yang disampaikan oleh Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima diwakili Panitera Syamsul Alam, penyuluhan narkoba dan kamtibmas oleh Kapolres Bima Kabupaten, AKBP M Eka Fatturahman, dan penyuluhan wawasan kebangsaan oleh Dandim 1608/Bima Letkol Czi Yudil hendro.

Selain itu, penyuluhan kinerja dan pencapaian dalam swasembada pangan oleh Kadis Pertanian Kabupaten Bima, Ir Rendra Farid, penyuluhan penyerapan gabah dalam pencapaian swasembada oleh Kasub Drive Bulog Bima-Dompu, Lalu Burhan, penyuluhan pembangunan desa sejahtera oleh Kadis BPMDes, Drs Andi Syirajudin, penyuluhan pengembangan pariwisata oleh Kadis Pariwisata Kabuppaten Bima, dan penyuluhan kesehatan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Bima.

Suasana prosesi pembukaan kegiatan penyuluhan
diikuti TNI-Polri, SKPD, Camat, Kades, dan masyarakat. 
Dandim 1608/Bima Letkol Czi Yudil hendro saat membuka kegiatan menjelaskan, kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan itu adalah bagian dari kegiatan TMMD ke-98. Yaitu kegiatan non fisik berupa penyuluhan yang akan disampaikan oleh pemateri narasumber dari dinas instansi terkait sesuai bidang dan fungsi masing-masing. “Untuk itu, kami selaku penyelenggara sangat mengharapkan kepada bapak-ibu dan saudara-saudari berkenan mengikuti kegiatan ini hingga diakhir acara,” kata Dandim.

Secara pribadi dan pimpinan TNI-AD di wilayah Kota dan Kabupaten Bima, Dandim berujar, dengan mengikuti kegiatan penyuluhan hingga selesai, diharapkan apa yang telah dipaparkan oleh masing-masing narasumber menjadi bekal dan wawasan dalam rangka mendukung program pemerintah daerah yang lebih baik kedepan.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan lahir dan batin kepada kita semua sehingga mampu memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran untuk mendukung tugas pokok TNI serta mendukung pemerintah daerah melalui program pembangunan disegala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Terimakasih atas perhatiannya, mohon maaf atas segala kekuarangannya,” ujar Dandim.

Paparan Singkat Materi Sejumlah Narasumber

Sebagai Narasumber kegiatan, Dandim menyampaikan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang fungsi TNI, TNI memiliki fungsi. Pertama adalah sebagai ketahanan bangsa atau disebut dengan operasi Militer. Kedua, TNI saat ini juga berfungsi untuk membangun bersama dengan masyarakat. Salahsatunya melalui kegiatan TMMD dengan sasaran fisik maupun non fisik di tengah masyarakat.

Menurut Dandim, perkembangan ganguan Kantibmas saat ini lagi hangat dan perlu kewaspadaan semua elemen. Isu-isu nasional sering kali bermunculan sehingga meresahkan masyarakat, perlu diwaspadai juga penyusupan bagi musuh Negara yang saat ini tidak menampakan diri. “Yang paling menonjol adalah mereka sudah lebih cangih untuk memanfaatkan media sosial yang ada, baik disampaikan lewat media cetak maupun secara online. Bahkaan sudah menjadi isu nasional,” ungkap Dandim.

Lanjut dia, seperti pergerakan kelompok-kelompok yang mencoba untuk memecah belah bangsa ini. Salahsatunya adalah ancaman timbulnya kelompok-kelompok radikal seperti kelompok komunis (PKI) yang sampai saat ini masih menjadi ancaman bangsa dan Negara Indonesia. “Untuk itu Peranan masyarakat cukup penting untuk membantu pihak keamanan dalam memberikan informasi setiap adanya perkembangan situasi yang mencurigakan, sehingga pada saat yang tepat pihak aparaat dapat bertindak untuk meminimalisir keadaan yang terjadi,” jelas Dandim.

Sementara itu Kapolres Kabupaten Bima, AKBP M Eka Faturrahman dalam materinya lebih menekankan untuk menjauhi serta memberantas terhadap peredara Narkoba. Menurutnya, Narkoba dan sejenisnya adalah obat yang bisa membuat seseorang mengalami ketagihan atau kecanduan sehingga berdampak pada ketergantungan atas komsusi obat haram tersebut. “Oleh karena itu kami akan bertindak tegas. Dan bagi penjual, pemakai, atau penyimpan barabg tersebut akan dikenakan sanksi hokum,” katanya.


Pengunaan dan peredaran berbagai jenis obat-obatan terlarang, lanjut dia, akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat, terutama pol Tramadol yang saat lagi tren dikosumsi oleh kebanyakan anak-anak muda. Padahal, pengunaan pil tramadol tersebut sangatlah merusak organ pikiran manusia. Obat tersebut sebenarnya untuk mengobati anjing gila, namun saat ini jenis obat tersebut justeru banyak dikomsusi oleh banyak orang. “Hal ini yang membuat pihak kepolisian harus mengambil sikap tegas guna mencegah serta penegakan upaya hukum yang jelas sehingga keberadaan obat jenis Tramadol tersebut benar-benar kegunaanya untuk kesehatan,” terang Eka.

Kasub Drive Bulog Wilyah Bima-Dompu dalam paparan materinya menjelaskan ketersediaan stok pangan, dalam hal ini beras, sudah mencapai swasembada pangan. Yaitu stok beras yang ada di Bulog masih mencukupi untuk kebutuhan saat ini. “Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari kinerja jajaran TNI dalam hal ini Babinsa yang selama ini telah mendampingi dan mengawal sampai ke tingkat petani, sehingga dengan keberhasilan tersebut kita mendaptkan urutan kelima tingkat nasional soal swasembada pangan,” katanya.

[mrs/*]

Related

Ragam 9192128038511165021

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item