Diguyur Hujan Sejak Sore, Beberapa Wilayah Kota Bima Dilanda Banjir, Warga Mulai Mengungsi

Kondisi air yang meluap di jalan sekitar Terminal Dara Kota Bima. [yudha] AKTUALITA.INFO , Kota Bima – Hujan yang terus mengguyur di ...

Kondisi air yang meluap di jalan sekitar Terminal Dara Kota Bima. [yudha]

AKTUALITA.INFO, Kota Bima – Hujan yang terus mengguyur di wilayah Kota dan Kabupaten Bima sejak sore tadi hingga saat ini (Minggu, 26 Maret 2017), menyebabkan debit air sungai kian tinggi. Bahkan, hingga meluap ke pemukiman warga.

Di wilayah Kota Bima khususnya, sejumlah wilayah tergenang akibat meluapnya air sungai. Pantauan Aktualita.info, di Lingkungan Sigi Keluarahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, air sungai sudah merembes hingga ke dalam rumah warga. Sejumlah warga setempat, sudah mulai mengungsi ke tempat yang aman.

Alat berat (escavator) menghalau sampah di sungai jembatan
Padolo.
Demikian di lingkungan Bina Baru, air sungai sudah meluap menggenangi pemukiman warga. Untuk mewaspadai terjadinya lagi banjir bandang, warga diimbau agar siaga melalui pengeras suara masjid setempat.

Kondisi yang memprihatinkan, terjadi di sejumlah lingkungan di Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda. Air meluap hingga ke pemukiman warga setinggi perut orang dewasa. “Kami di Lewirato sudah mengungsi. Bagian dalam kampung sudah meluap setinggi perut orang dewasa di halaman rumah,” ujar warga Lewirato, Ady Supriadin.

Akibat luapan air setinggi itu, pihak PLN Cabang Bima terpaksa memadamkan listrik. “Untuk saat ini, Lewirato dan daerah sekitar SMAN 4 Kota Bima gardunya kami off-kan, berhubung air sudah mulai mendekati panel,” kata Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTB Cabang Bima, Jefri, melalui pesan whatsapp yang dikirim dalam Gorup Siaga Bencana.

Masih pantauan langsung Aktualita.info di sejumlah lokasi, air juga meluap di jalanan sekitar Terminal Dara. Volume air yang tinggi dan mengarus, cukup riskan dilalui kendaraan, khususnya kendaraan roda dua.

kondisi air di sungai jembatan padolo III Minggu sore.
Akses jalan sekitar terminal hingga jembatan Padolo, terpaksa ditutup sementara dari lalulintas kendaraan. “Sebaiknya memang harus ditutup sementara demi keselamatan pengendara,” ujar Camat Rasanae Barat, Lalu Sukarsana, saat memantau situasi dan kondisi jalan dan jembatan Padolo.

Selain pada beberapa akses jalan itu, air juga meluap ke jalan Sultan Kaharuddin (kompleks pertokoan) dan pasar lama Kota Bima. Beberapa pemilik took dan warga sekitar, terlihat bersiap-siap mengungsi.

Hingga saat ini, hujan masih mengguyur wilayah Kota Bima. Sejumlah warga lingkungan Sigi dan Lingkungan Bara, Kelurahan Paruga, terlihat mengugsi ke emperan toko yang lebih tinggi di wilayah setempat.

[yudha]

Related

Headline 8523325668719763189

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item