Plafon Paruga Samakai Dompu Ambruk, Komunitas Hijau Desak Kejaksaan Usut Tuntas

Beginilah kondisi gedung Paruga Samakai Dompu. Plafon gedung kebanggaan masyarakat Dompu itu ambruk. [yani] AKTUALITA.INFO , Dompu – ...

Beginilah kondisi gedung Paruga Samakai Dompu. Plafon gedung kebanggaan masyarakat Dompu itu ambruk. [yani]

AKTUALITA.INFO, Dompu – Kabar duka kembali menyelimuti proses pembangunan Paruga Samakai yang menelan anggaran tidak kurang dari Rp10 miliar pada tahun anggaran 2013.

Jum'at, 30 Desember 2016, sekitar pukul 06.30 Wita, plafon sebelah barat dan timur bangunan tersebut ambruk. Untung saja tidak memakan korban, karena hari itu akan dilakukan pelantikan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang dipimpin oleh Yuliadin Bucek, S.Sos, yang juga ketua DPRD Kabupaten Dompu.

Saat kejadian, Kabupaten Dompu diguncang gempa berkekuatan 6,6 skala richter, yang berpusat di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Ambruknya plafon bangunan megah yang terus disanjung tersebut menjadi sorotan masyarakat, tidak terkecuali di media sosial dan viral diperbincangkan. Betapa tidak, bangunan megah yang menelan anggaran puluhan miliar dan baru berumur 3 tahun sudah luluh lantah dalam waktu seketika.

Selain itu, aspek lain yang dipersoalkan adalah kekuatan besi yang menjadi penyangga plafon terlalu kecil sehingga dinilai tidak masuk akal dan sekrup yang dipakai untuk memaku juga terlalu kecil. Adalah wajar kalau gampang rusak.

Aktivis dari komunitas hijau Yuliadin menyorot masalah plafon gedung Paruga Samakai. Dia curiga bahwa kualitas pekerjaan Paruga Samakai diduga sarat penyimpangan. Selain itu diduga kuat ada indikasi mark up anggaran.

Karena itu, Bucek sapaan dia, meminta pihak Kejaksaan yang konsen terhadap kasus korupsi tidak tutup mata dari kejadian yang ada.

Kasus plafon Paruga Samakai kata dia, akan dijadikan tolak ukur dalam menilai kinerja dan keberanian Kejaksaan Dompu untuk mengusut secara tuntas. Pasalnya kata dia, proyek Paruga Samakai diduga menyentuh nama-nama besar di jajaran pejabat Pemkab Dompu.

Bucek meminta Kejaksaan segera lakukan penyelidikan dan memanggil para pihak yang terlibat dalam kegiatan pembangunan Paruga Samakai, seperti pejabat pembuat komitmen yang saat ini menjabat sebagai Kabag Umum sekaligus Pelaksanaan tugas Asisten III. Tidak itu saja, Bucek mendesak Kejaksaan untuk memeriksa Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Dompu Deddi Diliyanto yang dihubungi aktualita.info mengatakan, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan seksi intelijen untuk mengambil langkah. "Saya sudah foto saat kejadian, kebetulan tadi saya juga ada di Paruga Samakai. Kejadian itu sudah dikoordinasikan dengan pihak Intel Jaksa. Mereka akan turun memeriksa," jelas Deddi.

Disampaikannya juga, kasus dugaan korupsi Paruga Samakai sedang ditangani oleh Kejati NTB. "Atas kejadian yang ada dan desakan masyarakat luas, kami akan koordinasikan dengan Kejati," janji dia.

[yani]

Related

Hukrim 5110462965927063494

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item