Kerangka Mayat Siti Halimah Diotopsi di Labfor Polda Bali

Petugas menunjukan kerangka maya Siti Halimah yang tinggal batok kepala (tengkorak) dan tulang belulang. [yani] AKTUALITA.INFO , Domp...

Petugas menunjukan kerangka maya Siti Halimah yang tinggal batok kepala (tengkorak) dan tulang belulang. [yani]

AKTUALITA.INFO, Dompu – Kerangka mayat Siti Nurhalimah (27 thn), warga Dusun Nanga Tumpu, Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang ditemukan di kebun warga, Selasa (13/09/2016) lalu, dibawa ke Polda Bali.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Dompu, AKP Priyo Suhartono mengatakan kerangka mayat Siti Nurhalimah akan diotopsi di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. Untuk mengungkap penyebab kematiannya. “Sebab kematian Siti penuh misteri, maka itu kita bawa otopsi ke sana,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Ajun Komisaris Priyo Suhartono, Kamis (15/09/2016).


Priyo mengatakan, penyebab kematian Siti hingga kini belum bisa diungkap, karena belum ada keterangan saksi serta indikasi kekerasan yang dialaminya. "Apakah Siti dibunuh atau bunuh diri, kami sedang mendalaminya," katanya di Mapolres Dompu.

Tim Sat Reskrim Polres Dompu sudah berangkat menggunakan pesawat, Kamis (15/09/2016). Namun sebelum menuju Denpasar, Bali, tim akan mampir di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram untuk mendapatkan rujukan. “Tim yang berangkat terdiri dari Kanit Pidum Inspektur Dua Ramli dan Pejabat sementara Kaur Identifikasi Ajun Inspektur Satu Lalu Mustakim,” sebut Priyo.

Sampel yang dibawa oleh tim yaitu rambut tulang dan gigi. Tiga organ tersebut, kata Priyo, yang utama dibutuhkan untuk proses otopsi.

Dari pemeriksaan sementara, pihaknya sudah mendapatkan sidik jari laten. Yakni sidik jari yang diambil di tempat kejadian atau pada barang bukti yang ditemukan aparat. Kepastian bahwa kerangka yang ditemukan oleh warga setempat adalah Siti, berdasarkan temuan barang berupa sepasang sandal dan pakaian korban yang dikenali suaminya. "Suami korban yang memastikan bahwa kerangka tersebut adalah istrinya, Siti. " terang Priyo.

Ia menambahkan, saat ini penyidik sedang memeriksa secara intensif terhadap suami korban, Sahrul. Sebelum ditemukan sudah menjadi jasad tulang belulang, Siti sempat kabur dari rumahnya karena terlibat pertengkaran dengan suaminya, Sahrul.

[yani]

Related

Hukrim 6179579505756893924

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item