Ilegal Loging, Penyebab Utama Kekeringan di Bima

Dampak kekeringan di Kecamatan Donggo. Tampak antrean warga mengambil air bersih. [moen] AKTUALITA.INFO , Bima – Kepala Badan Penangg...

Dampak kekeringan di Kecamatan Donggo. Tampak antrean warga mengambil air bersih. [moen]

AKTUALITA.INFO, Bima – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, H Sumarsono SH MH, megatakan kekeringan menjadi ancaman serius di wilayah Kabupaten Bima dalam beberapa tahun belakangan ini. Imbasnya sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih untuk dikonsumsi setiap hari.

“Pemicu dari kekeringan yang terjadi di Bima selama ini, faktor utamanya diduga maraknya aksi illegal loging atau pembalakkan liar, serta pembakaran hutan untuk lahan produksi pertanian tadah kering,” katanya, Kamis (22/09/2016).

Menurut dia, sejauh ini pihaknya melakukan tindakan jangka pendek. Yakni mendropping atau mendistribusikan air bersih ke wilayah atau daerah yang melaporkan terjadinya kekeringan hingga krisis air bersih. “Harusnya ada kegiatan yang sifatnya jangka panjang. Misalnya melakukan reboisasi (penamanan kembali). Jika ini terus dibiarkan dikuatirkan kekeringan ini akan terus terjadi,” katanya.

Diakuinya, akibat dari praktik illegal loging, selain pada musim kemarau terjadi bencana kekeringan hingga krisis air bersih, pada saat musim penghujan dikuatirkan juga akan mudah terkena bencana seperti longsor dan banjir. “Ini yang perlu diantisipasi dan diperhatikan secara seruis,” ujarnya.

Menurut Sumarsono, dari tahun ke tahun sejumlah desa dari beberapa kecamatan yang ada, melaporkan terjadi kekeringan dan mengalami krisis air bersih. Tercatat hingga saaat ini ada 27 dari 191 desa ada di Kabupaten Bima yang mengalami bencana itu. “Desa ini tersebar di 10 dari 18 kecamatan yang ada,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya telah menyalurkan ataupun memberikan bantuan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Namun hal itu terasa tidak cukup, karena kebutuhan air sangat vital bagi kehidupan. Dia mengaku, sepanjang musim kekeringan tahun ini, pihaknya telah mendistribusikan air bersih di tiga kecamatan. Yakni Palibelo, Woha dan Soromandi. “Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan hal yang sama di kecamatan Sape,” pungkasnya.

[dien]

Related

Ragam 7180527939260559086

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item