Bocah 8 Tahun Temukan Belasan Peluru Aktif di Sungai Ambalawi

Ilustrasi  AKTUALITA.INFO , Bima - Seorang bocah asal Desa Rite, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Fahrurozi (...

Ilustrasi 

AKTUALITA.INFO, Bima - Seorang bocah asal Desa Rite, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Fahrurozi (8 thn) menemukan 12 butir peluru aktif. Ditemukan di aliran sungai desa setempat, Senin, 12 September 2016. “Tapi baru dilaporkan oleh orangtua saksi (Fahrurozi),” ungkap Kepala Sub-Bagian Humas Polres Bima Kota, Ipda Suratno, Rabu (21/09/2016).

Suratno menjelaskan, peluru itu ditemukan Fahrurozi ketika menjenguk kakeknya yang tinggal di Desa Rite saat Hari Raya Idul Adha pekan lalu. Sesaat kemudian, Ia mandi di sungai bersama teman sebayanya. “Saat asyik mandi di sungai, saksi lantas buang air besar. Saat itu pula saksi menemukan sejumlah peluru tajam berserakan di aliran sungai itu,” terangnya.

Awalnya Putra dari ibu Ruwaidah (47 thn) warga asal Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi ini melihat 1 butir peluru. Karena penasaran, Ia kemudian mencari sekitar sungai tersebut dan menemukan beberapa butir hingga berjumlah 12 butir. “Saksi langsung membawa pulang ke rumahnya,” ujar Suratno.

Melihat temuan benda yang membahayakan itu, orang tua saksi langsung melaporkan ke petugas Polsek Ambalawi, Senin (21/9) dengan membawa barang bukti setelah beberapa hari disimpan di rumahnya.

Setelah mendapat laporan warga, Petugas yang dipimpinan langsung oleh kapolsek setempat melakukan pengecekan kemungkinan adanya sisa amunisi di tempat kejadian perkara (TKP). Tapi petugas tidak menemukan lagi adanya sisa peluru di lokasi temuan," kata Suratno.

Dari hasil penyelidikan, 12 butir peluru tajam tersebut masih aktif. Meliputi 10 butir untuk senjata api laras panjang jenis SS1 dan 2 butir jenis SKS. Untuk mengungkap siapa pemilik belasan amunisi tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi.

[dien]

Related

Hukrim 2240487030410892859

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item