Promosi Wisata Berbasis Pendidikan

Plt Kepala Dinas Budpar Kabupaten Dompu, H. Ikhtiar, SH. [yani] AKTUALITA.INFO , DOMPU – Memasuki tahun anggaran 2017, Dinas Budaya d...

Plt Kepala Dinas Budpar Kabupaten Dompu, H. Ikhtiar, SH. [yani]

AKTUALITA.INFO, DOMPU – Memasuki tahun anggaran 2017, Dinas Budaya dan Pariwisata (Budpar), Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menyusun beberapa langkah strategis untuk kegiatan promosi dan pengembangan pariwisata. Salah satunya promosi melalui semua level satuan pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA.

Menurut Pelaksana tugas Kepala Dinas Budpar Kabupaten Dompu, H. Ikhtiar, SH., salah satu kegiatan pengembangan atau promosi wisata secara komprehensif yang akan dilakukan yakni melalui jejaring satuan pendidikan. Hal tersebut terbilang baru selama ini yang dicetuskan bersama dengan Kepala Bidang Promosi, Dr. Nuril Furkan. “Hal ini dimaksud menarik potensi wisatawan yang sangat besar dan pasti serta berdampak kepada tumbuhnya ekonomi kreatif, kecil, dan menengah,” jelas Ikhtiar pada Aktualita.info belum lama ini,.

Selain itu kata dia, menghadapi event pesona Tambora bulan April mendatang dalam rangka memperingati hari jadi ke-202 tahun Kabupaten Dompu, akan banyak kegiatan yang bakal digelar. Semuanya dalam rangka memajukan sektor pariwisata.

Sementara, Kepala Bidang Promosi Wisata, Dr. Nuril Furkan menuturkan, pihaknya akan menggandeng bidang destinasi, dalam rangka pengembangan destinasi. Kemudian mempromosikan obyek-obyek wisata di Dompu.

Dr Nuril Furkan
Dijelaskan, promosi wisata dengan memanfaatkan jejaring semua level satuan pendidikan telah mulai dilaksanakan, yang dimaksudkan dalam rangka mendekatkan obyek wisata terhadap para generasi muda.

Upaya itu sudah terlaksana menyurati semua level satu pendidikan, dimana diajak untuk mengambil langkah-langkah strategis. Semisal mengadakan lomba-lomba berkaitan dengan tulisan-tulisan menyangkut pariwisata, menulis beberapa artikel pariwisata, dan lain-lain yang diinginkan ketika berbicara mata pelajaran tertentu, seperti pelajaran IPA. “Atau berbicara ekosistem, pihak sekolah bisa menghubungkan dengan obyek wisata, seperti ekosistem di pantai Lakey atau di Gunung Tambora,” katanya.

Artinya kata Nuril, secara tidak langsung pihak sekolah sedang memperkenalkan kepada para murid tentang pariwisata. Dibalik nilai pendidikan yang mereka dapatkan, sekaligus mereka juga berwisata. "Disitulah nilai ekonomis yang bisa didapatkan oleh Dinas dan masyarakat," kata dia.

Istilah yang dilabeli yaitu pendidikan berbasis pariwisata atau pariwisata berbasis pendidikan, sehingga para peserta didik tidak merasa jauh dari obyek pariwisata yang mereka miliki sendiri. Maka dengan demikian, sedini mungkin mereka sudah mahfum tentang pariwisata. "Kami sudah surati kesemua jenjang pendidikan untuk bekerjasama mengajak para guru untuk mengembangkan kepariwisataan, dan sudah ada respon positif," terang ujar Nuril.

Selain itu sambung Nuril, promosi wisata dilakukan melalui media massa dan membuat jurnal khusus yang berkaitan dengan tulisan-tulisan kepariwisataan.

“Tidaklah rugi untuk memperkenalkan beberapa obyek wisata yang ada, karena memang kalau dilihat dari potensi sangat menguntungkan baik dalam aspek pengembangan kepariwisataan maupun pengembangan ekonomi kreatif, kecil, dan menengah,” pungkasnya.

[yani/*]

Related

Pendidikan 2637457182974064812

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item