FKPD Dompu Nobar Film G30S/PKI

Gambaran Film Penghianatan G 30 S PKI (ilustrasi) AKTUALITA.INFO , Dompu - Nonton bareng (Nobar) film pengkhianatan Gerakan 30 Septem...

Gambaran Film Penghianatan G 30 S PKI (ilustrasi)

AKTUALITA.INFO, Dompu - Nonton bareng (Nobar) film pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G 30 S PKI) sedang booming di seantero persada nusantara. Menjelang tanggal 30 September, hampir serentak diseluruh Indonesia menggelar Nobar film sadis itu dalam dua minggu terakhir.

Nobar yang diprakarsai oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo itu seakan menghipnotis masyarakat untuk menyaksikan kembali sejarah kekejaman PKI dari film karya Sutradara Arifin C. Noer.

Film yang masih diperdebatkan itu diputar juga di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Jum'at malam, 29 September 2017 di rumah jabatan ketua DPRD Dompu.

Selain masyarakat dari berbagai elemen ikut menonton adegan pembunuhan terhadap 7 Jenderal TNI-AD itu, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Dompu tak melewatkan momentum tersebut.

Terlihat Dandim Letnan Kolonel CZI Arief Hadiyanto, Kapolres Ajun Komisaris Besar Jon Wesly Arianto, Ketua Pengadilan Negeri Tony Widjaya H Hilly, dan Kajari Hasan Kurnia. Selain itu ada juga Wakil Bupati Arifuddin. Para pejabat dimaksud ditemani oleh tuan rumah ketua DPRD Yuliadin Bucek.

Film yang berdurasi sekitar 3 jam diputar mulai pukul 21.35 Wita dan dijaga oleh anggota Polres Dompu dan Brimob Subden 3 Detasemen A Pelopor Kabupaten Dompu bersenjata lengkap.

Menurut Ketua DPRD Yuliadin Bucek, digelarnya acara nonton bareng bertujuan untuk mengingatkan kembali sejarah kelam Indonesia dimana pernah ada gerakan masif yang dilancarkan oleh PKI untuk mengganti ideologi Pancasila.

Sejarah mencatat bahwa Indonesia pernah di rong-rong, namun alhamdulillah berkat semangat nasionalisme yang tinggi berlandaskan Pancasila, rong rongan itu bisa ditumpas. "Itu maksudnya dan isi dari film bisa dipetik nilai historis perjuangan para pahlawan dan generasi sekarang bisa mengetahui," ujar Bucek.

[yani]

Related

Ragam 4478445992712791199

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item