Kasus K2 Dompu, Kepala BKD Dikabarkan Diperiksa Sampai Malam di Polda

Ilustrasi AKTUALITA.INFO , Mataram – Kepolisian Daerah (Polda) NTB terus menggenjot penyidikan kasus dugaan korupsi CPNS Kabupaten Do...

Ilustrasi

AKTUALITA.INFO, Mataram – Kepolisian Daerah (Polda) NTB terus menggenjot penyidikan kasus dugaan korupsi CPNS Kabupaten Dompu dari jalur honorer kategori dua (K2). Beberapa waktu lalu, penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB memeriksa sejumlah bendahara SKPD sebagai saksi dalam kasus tersebut di Mapolres Dompu.

Kali ini, penyidik Ditreskrimsus memanggil Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dompu, H Abdul Haris, untuk diperiksa sebagai saksi, Senin, 26 September 2016. Kabarnya, pemeriksaan terhadap Kepala BKD ini memakan waktu cukup lama di ruang penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB.

Abdul Haris dicecar mengenai dugaan korupsi perekrutan ratusan CPNS K2 Dompu. Ia selesai diperiksa malam hari sekitar pukul 20.00 Wita.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti, membenarkan adanya pemeriksaan seorang pejabat salahsatu SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu. Namun, tidak disebutkan jika yang diperiksa adalah Kepala BKD Dompu.

Tri Budi mengatakan, ada perkembangan signifikan terhadap penanganan kasus dugaan korupsi CPNS K2 tersebut. “Penanganan kasus K2, penyidikannya masih berjalan. Progresnya bagus setelah dilaksanakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan saksi ahli. Mohon doa dan dukungan untuk penyelesaian berkas,” katanya melalui SMS yang diterima Aktualita.info, Selasa pagi, 27 September 2016.

Ditanya mengenai penetapan tersangka, perwira dua mawar ini mengaku sejauh ini kasus K2 Dompu belum memunculkan tersangka. ”Belum ada,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Dompu, H Abdul Haris, yang konfirmasi melalui telepon seluler belum memberikan tanggapan. Dihubungi Aktualita.info beberapa kali, namun tidak menjawab.

Sebelumnya, Abdul Haris santer dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CPNS K2 melalui jalur honorer daerah. Informasinya, sejak semalam (Senin, 26 September) mencuat kabar bahwa Kepala BKD itu dikabarkan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Berita tak sedap tersebut tidak saja mengemuka sejak semalam, namun esok harinya (Selasa, 27 September 2016) terus berkembang dan menjadi perbincangan masyarakat. Namun, informasi itu ditampik pihak Polda NTB melalui Kabid Humas, AKBP Tri Budi Pangastuti.

[Tim]

Related

Hukrim 4108487446392249324

Posting Komentar Default Comments

  1. permasalahan rekrut CPNS K2 Kabupaten Dompu itu bagian dari adanya pejabat yang tidak amanah dan evoria otonomi daerah yang kurang kontrol dari Bupati sehingga proses pelayanan masyarakat menjadi berbayar dengan biaya tinggi tanpa SOP wasalam

    BalasHapus

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item