Terduga Pelaku Pembunuhan Pelajar di Bima Meninggal saat Dirawat di RSUD
Aktualita, Bima - ML (25) pelaku pembunuhan siswa SMK 1 Bolo inisial TGH (15) yang jasadnya ditemukan di area persawahan perbatasan Desa Ta...
Aktualita, Bima - ML (25) pelaku pembunuhan siswa SMK 1 Bolo inisial TGH (15) yang jasadnya ditemukan di area persawahan perbatasan Desa Tambe dan Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia. ML meninggal saat dirawat di RSUD Kota Bima.
"Iya betul. ML dinyatakan meninggal di RSUD Kota Bima pada Senin (25/5/2026) kemarin," kata Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Ghufron Subeki S.H., Selasa (26/5/2026).
Ghufron mengaku ML ditangkap pada Senin (18/5/2026) karena diduga terlibat kasus pembunuhan siswa SMKN 1 Bolo. Namun kondisi kesehatannya mendadak memburuk pada Jumat (23/5/2026) malam.
"Saat itu ML ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri," katanya.
Melihat korban yang pingsan, aparat Polres Bima lalu membawa ML ke RSUD Kota Bima hingga dirawat secara intensif dan dipasang ventilator setelah dinyatakan koma.
"Meski telah mendapat penanganan maksimal dari tim medis, nyawa ML tidak dapat diselamatkan," katanya.
Berdasarkan keterangan dari Dokter RSUD Kota Bima, penyebab utama penurunan kesadaran ML adalah suspek intoksikasi napza berat sebagai pengguna aktif sabu (metamfetamin) yang memicu komplikasi pneumonia akakut
"ML mengalami komplikasi intoksikasi napza berat dan pneumonia," bebernya.
Ghufron memastikan selama menjadi tahanan Polres Bima, seluruh proses penanganan terhadap ML dilakukan secara transparan, humanis, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Polres Bima juga menanggung seluruh biaya perawatan medis dan administrasi di RSUD Kota Bima.
"Pihak keluarga ML menerima meninggalnya korban sebagai musibah. Mereka juga menandatangani surat pernyataan resmi," imbuhnya.

