Kodim Dompu Kampanyekan Lawan Narkoba

Komandan Kodim 1614 Dompu, Letkol CZI Asep Rahmat Sukmana SIP. AKTUALITA.INFO, DOMPU – Melihat perkembangan dampak dari kejahatan Narko...

Kodim Dompu Kampanyekan Lawan Narkoba
Komandan Kodim 1614 Dompu, Letkol CZI Asep Rahmat Sukmana SIP.
AKTUALITA.INFO, DOMPU – Melihat perkembangan dampak dari kejahatan Narkoba yang makin meluas dan signifikan, Komandan Kodim 1614 Dompu, Nusa Tenggara Barat, Letkol CZI Asep Rahmat Sukmana SIP, menegaskan bahwa pemberntasan Narkoba memang menjadi tanggungjawab bersama.

Dikatakannya, di internal Tentara Nasional Indonesia (TNI), sudah sangat jelas perintah Panglima. Apabila ada anggota yang terlibat dalam kejahatan Narkoba dengan berperan apapun, maka langsung dipecat. "Anggota yang terlibat kejahatan Narkoba yang berperan sebagai apapun, maka langsung dipecat. Itu instruksi khusus Panglima TNI," tegas Asep saat dihubungi dalam acara Festival Pesona Tambora tanggal 16 April 2016, di Savana Doroncanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Guna memberikan contoh kepada masyarakat, pihaknya sudah mengambil langkah ke dalam untuk melakukan pembinaan, pengecekan, dan upaya pembersihan internal dengan cara melakukan tes urine terhadap anggota.

Tes urin tersebut dilakukan dua bulan yang lalu dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima dan RSUD Dompu. Hasilnya normal-normal saja. "Alhamdulillah hasil tes laboratorium menunjukan para anggota negatif," beber Asep.

Dijelaskannya, sekitar dua minggu lalu, kembali pihaknya mengundang BNN Bima, RSUD Dompu, dan pihak Kepolisian Resort Dompu untuk memberikan pengarahan terhadap anggota dan Ibu Persit. Tentang bahaya Narkoba dari berbagai aspek kehidupan. Dalam pengarahan itu juga mengulas langkah-langkah penanggulangannya apabila dalam keluarga TNI menemukan indikasi terkait kejahatan Narkoba.

Jika dalam keluarga anggota Kodim ada anaknya terlibat, maka istri harus melaporkan kepada suaminya. Jika suaminya terlibat, maka segera dilaporkan pimpinannya. “Hal sederhana itu diambil agar gurita Narkoba bisa diputus dari lingkungan terkecil,” kata Asep.

Perihal instruksi khusus Panglima diatas, Asep menjelaskan bahwa jajarannya merespon dengan positif dan loyal untuk mengamankannya. Dia mencontohkan, untuk selevel pimpinan saja akan dipecat, apalagi anggota. “Hal tersebut dipahamkan untuk memberikan ketegasan dan membuka alur pikiran anggota. Sebab, jika ada anggota yang terlibat sebagai bandar, pengedar, maupun pengguna pasti akan disampaikan ke pimpinan dan menjadi target operasi,” terang Asep.

Dalam hal melawan kejahatan Narkoba, TNI gencar mengampanyekannya di internal dan kepada masyarakat luas. "Khusus di internal, kami memberikan ketegasan dan terapi untuk melawan kejahatan Narkoba. Kalau ada anggota yang terlibat, kami akan sikat," tegas Asep.

Diuraikannya, pemeriksaan urin terhadap anggota akan dilakukan minimal dua kali setahun. Jika institusi BNN dan RSUD siap melaksanakan empat kali, maka Kodim Dompu sangat senang. Dalam waktu dekat, secara spontan akan dilakukan tes urin terhadap seluruh anggota. “Ke depan akan diintensifkan lagi melaksanakan kempanye atau sosialisasi melawan Narkoba kepada anggota dan masyarakat luas,” janji Asep.

Mengingat pemberantasan Narkoba menjadi tugas khusus institusi Kepolisian sebagaimana amanat UU, maka Kodim Dompu selalu mengambil langkah koordinasi guna mencegah dan upaya penindakan terhadap kejahatan Narkoba di masyarakat. "Kami selalu koordinasi dengan Polres Dompu untuk mengambil langkah antisipasi dan penindakan," tukas Asep.

[yani]

Related

Ragam 4677292831339027249

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item