Antisipasi Dampak Negatif MOS, Dinas Dikpora Ingatkan Profesionalisme

  Prosesi masa orientasi siswa (ilustrasi) AKTUALITA.INFO, BIMA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima mengin...


 
Antisipasi Dampak Negatif MOS, Dikpora Ingatkan Profesionalisme
Prosesi masa orientasi siswa (ilustrasi)

AKTUALITA.INFO, BIMA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima mengingatkan seluruh kepala sekolah (Kasek) dan guru agar lebih profesional dalam menerapkan aturan, mendidik, dan membimbing para siswa. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kekerasan fisik terhadap siswa baru dalam kegiatan masa orentasi siswa (MOS),  seperti yang terjadi di daerah lain yang menggegerkan dunia pendidikan akhir-akhir ini.

Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen), Amiruddin S.Pd, M.Si, menjelaskan, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima sudah mewanti-wanti dan memberikan saran kepada seluruh Kasek dan guru dalam rapat dinas terkait pelaksanaan dan aturan MOS. Kasek dan guru diingatkan agar MOS dilaksanakan sekedar saja yang sifatnya hanya untuk pengenalan sekolah. “Kadis juga menyarankan agar kegiatan itu dirancang sesuai dengan kebutuhan siswa saja,” ujar Amiruddin di Dinas Dikpora Kabupaten Bima, Kamis (13/08).

Dia mencontohkan, pengenalan sekolah dalam kegiatan MOS dilakukan dengan cara-cara yang baik. Seperti mengenalkan kepada siswa baru akan keindahan, kenyamanan di sekolah dan lainya. “Kegiatan itu diisi saja dengan kegiatan keagamaan seperti Imtak untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai agama, dan mengenalkan kepada siswa juga tentang apa saja mata pelajaran yang ada di sekolah,” tuturnya.

Amiruddin mengatakan, dinas sudah mengingatkan pihak sekolah agar tidak melaksanakan kegiatan orientasi yang mengarah pada kekerasan fisik, perbuatan melanggar etika dan sopan santun terhadap siswa baru sebagaimana yang biasanya dilakukan senior mereka dalam kegiatan MOS tersebut. “Jangan ada lagi yang namanya Plonco seperti itu terhadap siswa baru. Mendingan dalam kegiatan itu harus lebih menanamkan nilai-nilai yang berguna untuk menumbuhkan karakter para siswa,” tandasnya.

Amiruddin menambahkan, pendidikan di Kabupaten Bima selama ini belum pernah terjadi kasus kekerasan fisik dan dampak negatif lainnya dalam kegiatan MOS.  Semuanya masih dalam batas kewajaran sesuai dengan adat-istiadat dan budaya Bima. “Sampai detik ini kami tidak pernah menerima laporan terkait kasus-kasus yang diakibatkan oleh kegiatan MOS,” pungkasnya.

[*dien]

Related

Pendidikan 7424639875468225613

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item