Ditikam dari Belakang, Seorang Mahasiswa Tewas Mengenaskan

Ilustrasi Aktualita.info, KOTA BIMA – Malang nian nasib Adhar (20 thn). Warga Desa Wadu Wane Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang masih t...

Ditikam dari Belakang, Seorang Mahasiswa Tewas Mengenaskan
Ilustrasi

Aktualita.info, KOTA BIMA – Malang nian nasib Adhar (20 thn). Warga Desa Wadu Wane Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang masih tercatat mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Bima itu, tewas mengenaskan setelah ditikam dari belakang oleh pelaku yang saat ini belum diketahui identitasnya dengan sebilah belati. Peristiwa itu terjadi Kampus STIH Bima, Senin 2 Maret 2014 sekitar pukul 11.15 Wita.

Informasi yang dihimpun, sebelum ditikam oleh oknum yang diduga mahasiswa setempat, korban bersama teman-teman lainnya sedang duduk dalam ruangan kampus. Beberapa saat kemudian, korban pergi membeli minuman ringan di kantin depan kampus.

Sekitar dua meter ke luar dari pintu gerbang kampus, tiba-tiba pelaku penusukan datang dari arah belakang korban. Tanpa basa basi, pelaku langsung menusuk tubuh bagian belakang korban. Usai menikam korban, pelaku masuk ke dalam kampus dan ke luar melalui pintu belakang.

Sementara korban yang bersimbah darah, berlari ke arah barat kampus dan meminta pertolongan seorang tukang ojek untuk membawa dirinya ke RSUD Bima. Namun naas, di tengah perjalanan korban meninggal karena kehabisan darah.

Polisi yang mendapat kabar tentang peristiwa pembunuhan itu, langsung terjun ke TKP dan mengejar pelaku. Polisi mengamankan satu orang oknum mahasiswa berinisial M yang diduga sebagai otak dalam pembunuhan tersebut.

Ibu korban, Siti Hawa mengaku anak semata wayangnya itu tidak memiliki musuh. Namun semalam sebelum kejadian naas itu, diakui melihat anaknya seperti orang yang gelisah. “Tadi malam karena gelisah, anak saya tidur jam empat subuh. Ternyata hari ini dia terkena musibah besar,” tutur Siti hawa sedih sambil menyeka airmatanya di depan ruang jenazah RSUD Bima, Senin malam.

Dia tidak rela anaknya dibunuh dengan cata yang tidak manusiawi seperti itu. “Kami harap Polisi segera mungkin membekuk pelaku pembunuhan dan menghukumnya dengan berat,” tandas Siti Hawa.

Ketua Program Studi Ilmu Hukum STIH Bima, Taufik firmanto mengatakan korban adalah mahasiswa semeter dua di kampus setempat. Korban tewas akibat mengalami luka tusuk pada punggung bagian belakang. “Korban meninggal di perjalanan karena saat tiba di RSUD Bina, dokter bilang sudah mennggal,” ujarnya.

Dia menduga pelaku penususukan adalah mahasiswa kampus setempat. Hanya saja, belum diketahui pasti apakah mahasiswa STIH atau Mahasiswa Muhamadyah Bima. “Pekan lalu memang ada kejadian perkelahian yang melibatkan korban. Tapi kita tidak tahu apa masalahnya,” kata Taufik.

[ald*]

Related

Hukrim 82188339580037645

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item