Pangdam Udayana Hadiri Ikrar Kebangsaan 'Menuju Indonesia Damai Demi Keutuhan NKRI'

Suasana Ikrar Kebangsaan yang dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Sumanjuntak. [israt] AKTUALITA.INFO , Kota Bim...

Suasana Ikrar Kebangsaan yang dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Sumanjuntak. [israt]

AKTUALITA.INFO, Kota Bima – Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Sumanjuntak SIP, M.Si hadir di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Selasa 8 Agustus 2017. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Kodam IX Udayana tersebut, dalam rangka silaturahmi dengan seluruh Pondok Pesantren (Ponpes), seluruh Ormas Islam dan Organisasi Lintas Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan organ lainnya yang ada di Kota dan Kabupaten Bima.

Silaturahmi dengan tema “Menuju Indonesia Damai Demi Keutuhan NKRI” yang digagas TNI dan Forum Kerjasama Ponpes tersebut, berlangsung di Lapangan Sera Suba Kota Bima. Kegiatan dihadiri sekitar enam ribu masyarakat Bima yang berasal dari 54 Ponpes, Ormas, Organisasi Lintas Agama, ASN, pelajar, dan lainnya.

Dua tenda yang disediakan oleh Panitia Penyelenggara di bawah komando Dandim 1608 Bima Letkol Czi Yudil Hendro (Penanggugjawab), terlihat disesaki peserta. Sebagian besarnya harus rela berdiri di di luar panggung, dan ada pula yang duduk. Terik matahari di lapangan Sera Suba, sedikitpun tak menyurutkan semangat ribuan manusia dalam mengiktui acara, mulai dari pukul 9.30 Wita hingga pukul 12.00 Wita. Yang tak kalah menariknya lagi, seluruh undangan yang hadir, terlihat mengikat kepalanya dengan pita berwarna merah-putih.

Pada moment tersebut, hadir Danrem 162/Wira Bhakti, Asrendam IX Udayana, Aster kasdam IX Udayana, Pabandya Pam Sinteldam IX/Udayana, Dandim 1614 Dompu, para Danramil se NTB, Wakil Walikota Bima H. A.Rahman H. Abidin SE, Bupati-Wakil Bupati Bima (Hj. Indah Dhamayanti Putri-Drs. H. Dahlan HM. Noer), Ketua DPRD Kabupaten Bima Murni Suciyanti, dan delegasi dari Ketua DPRD Kota Bima.

Selain itu, hadir pula Ketua MUI Kabupaten Bima KH. Abdurahim Haris, MA, Ketua MUI Kota Bima, Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail SH, SIK, Kapolres Bima Kabupaten AKBP M. Eka Fathurrahman SH, SIK, Ketua FUI Bima Ustadz Asikin, Tokoh Agama Bima KH. Gani Maskur, Ketua FKUB Kota dan Kabupaten Bima.

Ketua Panitia Penyelenggara, Samsudin S.Ag menyampaikan apresiasi dan rasa harunya atas kehadiran ribuan undangan pada moment ini. “Awalnya, kami hanya mengundang sekitar tiga ribu orang untuk menghadiri acara Silaturrahmi Pandam IX/Udayana dan rombongannya. Namun kenyataannya, Alhamdulillah yang hadir justeru sekitar 6 ribu orang. Kondisi ini membuktikan bahwa, masyarakat Bima baik Kota maupun Kabupaten Bima telah mampu memaknai pesatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Harapan kami kedepan, Pemkot dan Pemkab Bima agar bisa memperhatikan seluruh Ponpes yang ada,” paparnya.

Wakil Wali Kota Bima, H. Arrahman H Abidin, menyampaikan beberapa sambutan dengan durasi yang singkat. Orang nomor dua di Kota Bima ini selain mengucapkan selamat datang kepada Pangdam IX/Udayana, juga berharap agar kegiatan ini dapat mengikat tali persaudaraan antara TNI dengan rakyat sebagai maskot kekuatan demi keutuhan NKRI. Pada moment tersebut, Wakil Wali Kota Bima juga menawarkan adanya kerjasama semua pihak termasuk TNI terkait penghijauan di seluruh wilayah yang ada di Kota Bima.

“Selain itu, kami juga berharap agar mendukung pembangunan di Kota Bima, terutama terkait aspek keamanan dan Kamtibmas. Tak hanya itu, kami juga perlu menyampaikan terimakasih tak berujung kepada seluruh Ormas Islam, Forum Lintas Agama dan Ponpes baik yang ada di Kota Bima maupun Kabupaten Bima yang telah ikut berpartisipasi terkait berbagai bentuk pembangunan yang ada di Kota Bima. Dan kedepannya, kami akan membangun kerjasama dengan Pimpinan Ponpes untuk meningkatkan kemajuan dunia pendidikan,” ujarnya.

Sementara, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat itu menegaskan, semua pihak harus membangun kekompakan guna mendorong berbagai aspek pembangunan baik fisik maupun non fisik demi masyarakat dan daerah di Kota dan Kabupaten Bima. Antusiasme ribuan warga yang hadir dalam acara dimaksud, dipahami sebagai cerminan bahwa orang Bima telah mampu memaknai persatuan-kesatuan demi mempertahankan NKRI.

“Semoga persatuan dan kesatuan yang ada, juga dapat diterjemahkan dalam bentuk mendorong berbagai bentuk pembangunan demi Bima dan masyarakatnya pula,” harap Bupati wanita pertama di Indonesia bagian timur ini.

Tak hanya itu, Bupati Bima juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pangdam IX/Udayana dan Danrem 162/Wira Bhakti beserta rombongan yang telah menyempatkan diri untuk hadir di Kota Bima dalam rangka Silaturahmi Ponpes dan Ormas yang ada di Kota dan Kabupaten Bima Menuju Indonesia yang damai demi keutuhan NKRI.

“Diharapkan, kegiatan ini semoga bisa menjadi pelopor untuk acara yang sama di kemudian hari. Sehingga, para Santriwan-Santriwati yang berada di Ponpes se Kota dan Kabupaten Bima tetap tertanam dalam jiwa tentang rasa nasionalisme serta tanggungjawabnya terhadap keutuhan NKRI,” harap Bupati Bima.

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal Komarudin Simanjuntak S.IP, M.Si pada moment tersebut menyatakan memohon maaf kepada segenap masyarakat Kota dan Kabaupaten Bima. Sebab, rencana awal pada tanggal 11 Juli 2017 akan melakukan silaturahmi di Kota Bima.

Namun, saat itu bersamaan dengan kunjungan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di NTT, sehingga rencana untuk hadir di Kota Bima terpaksa ditunda. “Terimakasih saya ucapkan kepada semua pihak yang telah hadir di lapangan Sera Suba Kota Bima ini, dan rela menunggu kehadiran saya dalam waktu yang cukup lama,” katanya.

Terdapat sejumlah point penting yang dibacakan terkait Ikrar Kebangsaan saat itu. Yakni, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kedua, hidup rukun, saling menghargai antar Umat Beragama. Ketiga, menolak Bima sebagai zona merah dan sarang Teroris. Keempat, senantiasa mewaspadai kelompok yang berusaha memecah belah kesatuan dan keutuhan NKRI. Kelima, dan meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menerus menjalin silaturahmi demi menjaga keutuhan NKRI.

Ikrar kebangsaan yang sudah dibacakan itu, juga ditandatangani oleh Pangdam IX/Udayana, Danrem 162 Wira Bhakti, Tokoh Agama KH. A. Gani Maskur, Ketua Kabupaten dan Kota Bima, Ketua FKUB Kota dan Kabupaten Bima, Bupati Bima, Wakil Walikota Bima, Kapolres Bima Kabupaten, Kapolres Bima Kota, Kajari Bima, pihak Pengadilan Negeri Raba-Bima, Dandim 1608 Bima, Ketua JAS Ustadz H. Abdul Hakim, dan sejumlah pihak penting lainnya.


[israt]

Related

Ragam 666643661393976606

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item