Genjot Optimalisasi PAD, DPRD Kota Bima Studi Komparatif ke Kota Mataram
Aktualita, Kota Bima – Dalam upaya memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pimpinan bersama Badan Pembentukan Peratu...
Aktualita, Kota Bima – Dalam upaya memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pimpinan bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bima melaksanakan kegiatan studi komparatif ke Badan Keuangan Daerah Kota Mataram.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota
Bima, Syamsurih, SH, serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima Alfian
Indrawirawan, S.Adm, dan Wakil Ketua DPRD Kota Bima M. Ryan Kusuma Permadi, SH,
bersama jajaran ketua dan anggota Bapemperda DPRD Kota Bima.
Rombongan DPRD Kota Bima diterima langsung oleh jajaran
Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, yakni Kepala Bidang Penagihan, Penyuluhan
dan Pelayanan serta Kepala Bidang P4D (Pengembangan, Penilaian Kinerja,
Penghargaan, dan Disiplin).
Pertemuan tersebut juga dihadiri dan didampingi oleh Kepala
Bagian Hukum Setda Kota Bima serta Kepala Bidang Penagihan BPKAD Kota Bima.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif
tersebut, kedua pihak membahas berbagai strategi yang dilakukan Pemerintah Kota
Mataram dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, termasuk sistem
penagihan pajak daerah, peningkatan kesadaran wajib pajak, hingga inovasi
pelayanan publik yang mendukung peningkatan penerimaan daerah.
Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, menegaskan bahwa
optimalisasi Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu faktor penting dalam
memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendukung pelaksanaan pembangunan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin melihat secara langsung
bagaimana strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Mataram dalam
mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah. Berbagai pengalaman dan praktik
baik ini tentu dapat menjadi referensi bagi kami dalam memperkuat kebijakan
daerah di Kota Bima,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran
penting dalam mendorong lahirnya regulasi daerah yang mampu mengoptimalkan
potensi pendapatan daerah sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan secara
transparan dan akuntabel.
Menurutnya, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada
potensi yang dimiliki daerah, tetapi juga pada efektivitas regulasi, sistem
pengelolaan, serta sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Harapan kami, melalui studi komparatif ini akan lahir
berbagai gagasan dan referensi baru yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam
menyusun kebijakan maupun regulasi daerah terkait pengelolaan Pendapatan Asli
Daerah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Bima berharap pengelolaan
potensi pendapatan daerah dapat semakin optimal sehingga mampu memperkuat
kapasitas fiskal daerah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan yang
bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen DPRD Kota
Bima dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara
maksimal guna mendorong pembangunan daerah yang lebih maju, bermartabat, dan
berkelanjutan.
[akt/*]

