Sempat Melarikan Diri, Pembunuh Muhammad Ali Akhirnya Ditangkap

BH alias Bigon diamankan di Mako Polres Bima Kota. AKTUALITA, BIMA - Terduga pembunuh Muhammad Ali, BH alias Bigon, akhirnya ditangkap polis...

BH alias Bigon diamankan di Mako Polres Bima Kota.


AKTUALITA, BIMA - Terduga pembunuh Muhammad Ali, BH alias Bigon, akhirnya ditangkap polisi. Ia ditangkap personil gabungan Streskrim Polres Bima Kota dan Polsek Sape, Kamis (17/6) dini hari.

Pelaku ditangkap bersembunyi di wilayah Desa Sangia, setelah bebrapa jam kabur usai membacok korban. "Pelakunya sudah tertangkap tadi malam," ujar Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono, Kamis pagi.

Saat ini, BH alias Bigon telah diamankan di Mapolres Bima Kota. Petugas tengah mencari barang bukti parang yang digunakan pelaku membacok korban.

Kapolres mengungkapkan, motif pelaku membacok korban hingga meninggal dunia karena masalah harta gono-gini. Pelaku merupakan suami dari mantan istri korban.

Pembagian harta gono-gini 

dimaksud jelas Kapolres, mantan Istri korban menginginkan agar harta tersebut diberikan pada anaknya. Namun, korban menolak dengan alasan untuk membayar angsuran bank.

"Mendengar hal itu, mantan istri korban dengan suaminya (pelaku, red ) berinisiatif untuk membayar angsuran bank tersebut agar pembagian harta gono-gini tetap diberikan kepada anaknya. Tapi korban tetap menolak," ungkap Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Ali, 36 tahun, jadi korban penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh seorang warga Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima inisial BH alias Bigon, 34 tahun.

Pria asal Dusun Mangge Maju, Desa Simpasai, Kecamatan Lambu itu menderita sejumlah luka bacok. Ia menghembuskan nafas terakhir saat penanganan medis di RSUD Bima.

Peristiwa naas itu terjadi pada Selasa (16/6), sekitar pukul 13.30 Wita. Korban dibacok terduga pelaku, Bigon, di Jalan Lintas Sangia-Bugis, Dusun Lewi Ruma, Desa Sangia Kecamatan Sape.

Korban saat itu berboncengan satu sepeda motor dengan rekannya Syarifudin, keluar dari tempat sabung ayam. Sesampainya di jalan raya tersebut, korban dan rekannya dihadang oleh pelaku.

"BH alias Bigon langsung membacok korban yang masih di atas motor dengan sebilah parang," kata Kapolres

Usai membacok korban, pelaku langsung melarikan diri. Korban yang menderita luka serius, lalu dilarikan oleh rekannya Syarifudin ke Puskesmas Sape untuk mendapatkan perawatan medis.

Karena luka serius, pada pukul 14.20 Wita korban dirujuk ke RSUD Bima dengan mobil ambulans Puskesmas Sape didampingi  keluarga. 

"Setelah diupayakan pertolongan medis, nyawa korban tak dapat diselamatkan. Korban meninggal di RSUD Bima pukul 16.00 Wita," sebut Kapolres.

Beberapa saat usai kejadian, Unit Reksrim Polsek Sape turun melakukan olah TKP di Jalan Lintas Sangia-Bugis Dusun Lewi Ruma Desa Sangia. 

[akt.01]

Related

Hukrim 2453845148328193173

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item