Pemprov NTB Diminta Proteksi Mahasiswa dari Coronavirus

AKTUALITA.INFO , MATARAM - Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat, Akhdiansyah, S.HI, meminta Pemerintah Provinsi NTB memberikan perlindungan (pro...

AKTUALITA.INFO, MATARAM - Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat, Akhdiansyah, S.HI, meminta Pemerintah Provinsi NTB memberikan perlindungan (proteksi) secara ketat terhadap mahasiswa sebelum kembali dikirim ke luar negeri. Hal itu sebagai langkah antisipasi merebaknya coronavirus atau virus corona jenis baru (Covid-19).

Akhdiansyah, S.HI
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, proteksi secara ketat diperlukan untuk memastikan para mahasiswa yang akan dikirim ke luar negeri tidak terdampak Covid-19.

"Kalau mau mengirim mahasiswa silahkan saja, asal pemeriksaan dan proteksinya sesuai standar operasional prosedurnya (SOP) dilakukan secara ketat," ujarnya di Mataram, Senin (9/3).

Anggota Komisi V DPRD NTB tersebut mengatakan, peningkatan sumberdaya manusia NTB memang diperlukan. Namun, langkah-langkah antisipasi juga perlu diperhatikan, karena masalah virus corona sudah mengglobal.

Terlebih lagi, katanya, beberapa negara yang menjadi tujuan pengiriman mahasiswa sudah dinyatakan terpapar virus mematikan tersebut. Seperti Negara China, Malaysia, Korea Selatan dan Singapura.

"Makanya perlu ada garansi dari Pemprov NTB untuk memberikan jaminan kepada para mahasiswa kita, bahwa mereka nanti akan di sana," kata pria yang akrab disapa Guru To'i.

Akhdiansyah menyatakan, meski menginginkan adanya proteksi yang ketat terhadap pengiriman mahasiswa ke luar negeri sesuai SOP yang ditetapkan oleh pemerintah dan WHO, pihaknya juga tidak ingin program pengiriman mahasiswa tersebut tertunda lama lantaran virus corona. Sebab, menurutnya, program pengiriman mahasiswa sangat bagus, terutama sekali dalam mempersiapkan SDM NTB ke depannya.

"Garansi bebas virus corona penting. Tapi kalau program ini bagus, ngapain juga kita tunda sehingga tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Karena hari ini pun Pemprov NTB juga memberikan izin kapal pesiar bersandar di daerah kita. Itu pun SOP-nya sudah sangat ketat, sehingga kalau itu (kapal, red) diizinkan kenapa juga pengiriman mahasiswa kita tidak lakukan," kata anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima tersebut.

Sebelumnya, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengaku tidak khawatir merebaknya virus corona akan mengganggu jalannya program pengiriman mahasiswa ke luar negeri. Bahkan, Gubernur menegaskan bahwa program beasiswa untuk mahasiswa ke luar negeri tetap akan berlanjut. Karena hingga saat ini, program tersebut tidak bermasalah dengan virus corona.

"Justru akan lebih banyak lagi kita akan kirim. Meski kekhawatiran itu ada, tapi juga kita tidak panik berlebihan menyikapi ini. Karena pemerintah pusat juga melakukan pengawasan ketat terhadap warga kita yang berada di luar negeri," jelas Gubernur.

[akt.01]

Related

Pemerintahan 5256209700925697701

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Comments

Recent

HUT 22 TAHUN KOTA BIMA

item