Februari Diperkirakan Curah Hujan Masih Ekstrim, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Ini gambar pola tekanan rendah di Selatan Nusra sebagai faktor pemicu utama cuaca buruk di NTB. [Dok. BMKG Bima] AKTUALITA.INFO , Bim...

Ini gambar pola tekanan rendah di Selatan Nusra sebagai faktor pemicu utama cuaca buruk di NTB. [Dok. BMKG Bima]

AKTUALITA.INFO, Bima - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bima, Nusa Tenggara Barat, memperkirakan Februari 2017, curah hujan masih ekstrim terjadi di wilayah NTB. Sehingga berpotensi terjadi hujan lebat dan angin kencang.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bima, Nusa Tenggara Barat, Daryatno, mengatakan bahwa puncak musim hujan di wilayah NTB terjadi pada bulan Januari dan Februari 2017.  

Kepala BMKG Bima, Daryatno.
Pada bulan tersebut, terjadi pertumbuhan awan sangat signifikan termasuk tumbuhnya awan Comulonimbus. Baik awan Comulonimbus tunggal maupun awan Comulonimbus yang berjejeran. "Seperti yang terjadi saat ini, sebagaimana terlihat pada citra satelite cuaca," ujar Daryatno pada Aktualita.info, Minggu, 29 Januari 2017.

Dijelaskannya, hal itu dipicu adanya pola tekanan rendah di bagian selatan Nusa Tenggara (Nusra). Selama seminggu ke depan, diperkirakan potensi pertumbuhan awan Comulonimbus di wilayah NTB masih terus terjadi sampai melemahnya atau menjauhnya pola tekanan rendah di selatan Nusra.

"Perlu kami sampaikan bahwa saat ini suhu muka laut atau sst di sekitar Nusra cukup hangat, sehingga aktifitas pasokan uap air untuk tumbuh menjadi awan sangat besar. Dan potensi hujan sangat intens dan variatif, terutama di sore hari," kata Daryatno.

Saat ini, Ia melanjutkan, sedang berlangsung angin baratan atau monson barat yang membawa masa udara basah sangat melimpah dari barat dan singgah di atas wilayah Jawa, Bali, dan Nusra. "Musim hujan akan terus berlangsung sampai berakhirnya monson barat, diperkirakan bulan April dan Mei," ia berujar.

Daryatno menambahkan, pertumbuhan awan Comulonimbus dengan cakupan area yang sangat luas akan menimbulkan hujan merata di seluruh wilayah Pulau Sumbawa, NTB. "Perlu diwaspadai pula jenis awan konvektif atau Comulonimbus, biasanya akan terjadi hujan lebat disertai angin kencang puting beliung dan petir/badai guntur," pungkasnya mengingatkan.

[yudha]

Related

Ragam 6796118697565073813

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

SISWA MAN 2 KOTA BIMA JUARA

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Comments

Recent

PENDAFTARAN PPK KAB. BIMA

HUT 22 TAHUN KOTA BIMA

item