Dekranasda dan Pemkot Gelar Talkshow Ibu Cerdas

AKTUALITA.INFO , KOTA BIMA - Memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima ...

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima dan Pemkot bekerjasama dengan Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) menggelar Talkshow. Kegiatan dengan tema ‘Ibu Cerdas, Memahami Karakter Anak melalui Pola Asuh’ dilangsungkan di Paruga Nae Convention Hall, Jum’at (12/08). 

Suasana Talkshow Ibu Cerdas di Paruga Nae Kota Bima, Jumat (11/8)
Acara ini terbilang istimewa karena menghadirkan narasumber Ketua KICI, Ratih Sanggarwati. Tidak hanya itu, beberapa deretan artis senior juga turut menambah khazanah talkshow yang digagas oleh Ketua Dekranasda Kota Bima. Diantaranya Reny Jayusman, Indah Sukoco, dan Cici Tegal. Acara ini dihadiri 

Walikota Bima HM Qurais H Abidin, Istri Wakil Bupati Bima, Ketua GOW Kota Bima, Ketua DWP Kota Bima, ibu-ibu PKK, GOW, dan Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima. Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj YaniMarlina M Qurais, menyampaikan rasa suka cita atas kehadiran ibu-ibu anggota KICI di Kota Bima, dalam rangka Talkshow tentang pola asuh serta perkembangan anak. 

Baginya, tema ini akan selalu menjadi tema yang menarik untuk dibahas, karena anak adalah matahari hidup dan harta yang paling berharga bagi para orang tua. Terlebih lagi, jika dikaitkan dengan fenomena saat ini yang selalu disuguhi dengan berita tentang tawuran pelajar, kenakalan remaja, pergaulan bebas, serta menurunnya etika dan sopan santun di kalangan anak-anak maupun pemuda. “Segala hal yang kita kerjakan dan kita upayakan dalam hidup ini tidak lain adalah demi membangun masa depan anak-anak kita,” kata Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj Yani Marlina M Qurais. 

Senada yang disampaikan oleh Ketua Dekranasda, Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin, mengatakan banyak hal-hal kurang bagus terkait pergaulan dan tumbuh kembang anak saat ini, termasuk di kota Bima. Untuk itu, diterbitkan Peraturan Daerah Kota Bima tentang perlindungan anak yang telah ditetapkan pada Januari 2016 lalu. 

Menurutnya, salahsatu muatan Perda tersebut adalah memberikan tugas kepada organisasi maupun lembaga keagamaan seperti MUI, LPTQ, ataupun Pondok Pesantren. Untuk melakukan pembinaan keagamaan kepada anak-anak yang didapati melakukan kenakalan remaja. “Satu hal yang harus disadari adalah, peran terbesar pemerintah maupun lembaga dan organisasi keagamaan dalam hal penanganan atau tindakan pembinaan setelah kenakalan itu terjadi,” katanya. 

Sementara untuk fungsi pencegahan, lanjut Wali Kota, peran terbesar tetaplah pada keluarga. Disinilah fungsi orang tua, yaitu pembentukan karakter sejak dini yang dimulai dengan pola asuh. Diharapkannya kegiatan positif semacam ini dapat terus dilakukan. Bagi para ibu yang mendapatkan pengetahuan dari acara talkshow tersebut, hendaknya menularkan pengetahuan tersebut pada ibu-ibu lain di lingkungannya. 

[AL]

Related

Pemerintahan 8179903867039631058

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item