KMP Tetap Solid, Ali Ahmad Bakal Diusul Tunggal

Partai Amanat Nasional. Aktualita.info, BIMA – Sejumlah Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Bima periode 2015-2020 saat ini, bakal ...

Partai Amanat Nasional.

Aktualita.info, BIMA – Sejumlah Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Bima periode 2015-2020 saat ini, bakal menghadapi persoalan baru pasca-Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) tanggal 28 Februari hingga 2 Maret 2015 mendatang, di Manado. Pasalnya selain di tingkat pusat, Koalisi Merah Putih (KMP) tersebut, juga akan diperkuat hingga di tingkat daerah.

Upaya sejumlah Bacabup di Kabupaten Bima saat ini yang ingin meraih kendaraan politik, dengan turut serta mendaftar dan melamar pada masing-masing partai politik, terancam terganjal. Sebab, bisa saja partai politik yang kini tengah dilamar mereka belum bisa memberikan jawaban yang memuaskan atas upaya dari setiap Bacabup Bima tersebut. Hal ini bahwa koalisi nasional tersebut (KMP) bakal diberlakukan di setiap daerah di Indonesia.

Dari KMP tersebut, kemungkinan besar Parpol yang tergabung di dalamnya yaitu PAN, Golkar, Gerindra, PPP, PKS dan PBB akan bersatu dalam satu komando pusat untuk mengusung satu kandidat di masing-masing daerah. Bahkan kemungkinan besar KMP juga akan membagi-bagi jatah dalam menempatkan figur yang akan diusung KMP.

Informasi tersebut akan sejalan dan kuat setelah kongres PAN nanti. “Informasi terkait pemberlakuan Koalisi Nasional, finalnya nanti setelah Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) pada tanggal 28 Februari sampai 2 Maret 2015,” ujar Sekjen DPD Provinsi NTB PAN H Ali Ahmad SH kepada wartawan via HP.

Sinyalemen pemberlakukan koalisi nasional yaitu KMP tersebut sudah pasti diberlakukan. Kendati sejumlah partai politik yang tergabung dalam Kolaisi Merah Putih kini tengah melakukan upaya penjaringan bakal calon bupati Bima, tidak tertutup kemungkinan kebijakan akhirnya mengacu pada keputusan Kongres KMP yang bakal digelar dalam beberapa pekan ke depan. “Kalau Pusat sudah bertitah, daerah harus menjalankan. Mau tidak mau mereka (pengurus DPC di daerah,red) yang membangkang, akan menanggung resiko alias dipecat dari kepengurusan partai politik,” tandas Ali Ahmad.

Sebenarnya, masyarakat Bima harus paham dengan adanya pembentukan koalisi di tingkat nasional yaitu KMP. Ini seharusnya menjadi dasar pijakan awal dalam pengambilan sebuah keputusan untuk mulai melamar partai politik. Dipastikan, bahwa KMP tetap solid dan kuat sama-sama mengusung kader PAN untuk tampil sebagai calon Bupati Bima periode 2015-202 nanti. “Intinya, KMP akan mengusung kader PAN di Kabupaten Bima, dan saya adalah calon Bupatinya,” kata Ali Ahmad.

[yadin]

Related

Politik 4852580731494828298

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item