Jangan Bangga Jadi PNS, Kajati: Kalau hanya Menunggu Gaji, Dosa Pak!

AKTUALITA.INFO , KOTA BIMA - "Kalau kita jadi PNS, kalau hanya sekadar menunggu gaji, dosa pak!. Jangan bangga jadi PNS," ujar Kep...

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - "Kalau kita jadi PNS, kalau hanya sekadar menunggu gaji, dosa pak!. Jangan bangga jadi PNS," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi NTB Arif SH MH di hadapan sejumlah pejabat dan puluhan ASN Pemkot Bima.

Arif SH MH
Saat kegiatan Kunker dan penegakan hukum Kajati NTB menuju Pemkot Bima 'Good Governance', bebas korupsi dan Pungli, Senin (23/12).

Kajati mengatakan, ASN atau PNS harus memiliki etos kerja dengan landasan pengabdian pada masyarakat. Bekerja bukan sekadarnya sebagai PNS saja, tetapi memiliki semangat pengabdian yang tulus untuk kemajuan.

"Anda masih merasa adalah PNS yang digaji oleh negara. Datang dan pulang sesuai jam kerja saja. Sangat keliru," tandas Kajati.

Menurut mantan Kajari di Jakarta ini, PNS harus memiliki komitmen. Tugas PNS salahsatunya mengetahui apa yang ada di lingkungan. Tidak hanya berpatokan dengan fungsi dan tugas semata. "Karena saya yakin anda tidak hafal," cetusnya.

Komitmen sekecil apapun, kata Kajati, tidak masalah. Terpenting apa yang diperbuat untuk masyarakat dan generasi ke depannya.

"Kita berkomitmen untuk kerja yang baik. Bukan bekerja untuk apa, dan ada apanya," imbuh dia.

Kajati menyentil soal penyusunan ABPD. Menurutnya, tim penyusun kerap mengopi paste dari tahun-tahun sebelumnya.

"ABPD kita dari tahun ke tahun 75 persen copi paste. Itu benar menurut saya," tukasnya.

"Orang lain sudah maju selangkah, kita masih jalan di tempat. Artinya, kita masih berputar di sekitar kita saja," lanjut Kajati.

Dia menambahkan, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik. Pemerintah harus sinergis dengan masyarakat, dan sinergis dengan sektor swasta.

"Apa kita sinergis dgn masyarakat?, kita tidak dekat dengan masyarakat. Kita kebanyakan patantang petenteng. Masyarakat sdh apatis terhadap kita," katanya.

Diingatkannya, Pemkot penting membangun sinergitas dengan masyarakat. Camat dan lurah harus memberdayakan masyarakat.

"Kalau tidak ada sinergitas yang baik, ini bahaya. Kerja sama itu artinya ada transparansi, bukan untuk diri sendiri," pungkas Kajati.

[akt.01]

Related

Pemerintahan 3184626051985662809

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Comments

Recent

item