Wali Kota Bima Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional
Wali Kota Bima, H.A. Rahman H. Abidin, melantik pejabat pimpinan tinggi Pratama dan pejabat fungsional. (ist) Aktualita, Kota Bima – Wali ...
![]() |
| Wali Kota Bima, H.A. Rahman H. Abidin, melantik pejabat pimpinan tinggi Pratama dan pejabat fungsional. (ist) |
Aktualita, Kota Bima – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Senin siang (12/01).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, Sekretaris Daerah Kota Bima, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota yang diwakili Kabag Ops, para Asisten, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta Lurah.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah jabatan eselon II yang sebelumnya diisi oleh pelaksana tugas kini resmi dijabat pejabat definitif. Mereka yang dilantik antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M., Kepala Dinas Koperindag Ruslan, SE., M.M., Kepala BKPSDM Muhammad Mahdum, SH., Kepala Dinas Pertanian Abdul Najir, S.PT., M.M., serta Sekretaris DPRD Kota Bima Ihya Ghajali, S.Sos., M.M. Selain itu, sebanyak tujuh pejabat fungsional juga turut dilantik.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan semata, melainkan peneguhan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pelantikan hari ini adalah peneguhan amanah, penegasan tanggung jawab, dan penguatan komitmen kita semua untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bima,” ujar Rahman.
Ia mengingatkan para pejabat yang dilantik bahwa jabatan merupakan amanah, baik dari negara, pimpinan, maupun dari Allah SWT. Menurutnya, jabatan dapat menjadi berkah apabila dijalankan dengan kejujuran, integritas, serta niat tulus untuk melayani masyarakat.
“Namun sebaliknya, jabatan juga bisa menjadi mudharat apabila disalahgunakan atau dijalankan tanpa tanggung jawab moral dan etika,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa setiap kewenangan yang dimiliki pejabat akan dimintai pertanggungjawaban, tidak hanya di hadapan hukum dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Selain itu, ia memberikan motivasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bima yang belum mendapat kesempatan promosi jabatan agar tetap menjaga semangat pengabdian.
Menurutnya, jumlah jabatan struktural yang tersedia sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah ASN yang memiliki kompetensi dan dedikasi untuk maju.
“Belum terpilih atau belum dilantik hari ini bukan berarti tidak mampu atau tidak dipercaya, tetapi semata karena keterbatasan ruang jabatan dan pertimbangan organisasi,” ungkapnya.
Di akhir arahannya, Wali Kota Bima menegaskan pentingnya menjaga etika birokrasi, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta menjaga marwah institusi Pemerintah Kota Bima.
“Jabatan bukanlah alat untuk dilayani, melainkan sarana untuk melayani. Bukan untuk memperkaya diri, tetapi untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pejabat struktural untuk menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, dan membangun kerja tim yang solid di tengah berbagai tantangan pembangunan dan keterbatasan fiskal daerah.
“Tidak ada ruang untuk ego sektoral, tidak ada tempat bagi perpecahan. Kita hanya bisa maju jika bekerja bersama, seirama, dan saling menguatkan,” pungkasnya.
[akt.01]

