Dandim Bima: TNI Berperan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Daerah

Dandim 1608/Bima, Letkol Czi Yudil Hendro, saat menyampaikan materi pada kegiatan penyuluhan hukum terpadu. [mrs] AKTUALITA.INFO , Ko...

Dandim 1608/Bima, Letkol Czi Yudil Hendro, saat menyampaikan materi pada kegiatan penyuluhan hukum terpadu. [mrs]

AKTUALITA.INFO, Kota Bima – Salahsatu agenda penting reformasi adalah penataan kembali peran dan tugas TNI dalam sistem ketatanegaraan. Pasca reformasi, peran TNI dipisahkan secara signifikan dengan tugas Polri. TNI melaksanakan tugas pertahanan, sedangkan bidang Kamtibmas dan penegakan hukum menjadi tugas Polri.

Hal itu ditegaskan Dandim 1608/Bima, Letkol Czi Yudil Hendro, saat menjadi salahsatu pemateri pada kegiatan penyuluhan hukum terpadu yang digelar Pemkot Bima, Nusa Tenggara Barat, di aula kantor Pemkot Bima, Kamis, 6 April 2017.

Dandim menjelaskan, TNI memiliki peranan dalam mengatasi gerakan separatis bersenjata, mengatasi aksi terorisme, mengamankan obvitnas, mengamankan presiden dan wakil presiden beserta keluarga, mengamankan tamu negara, dan membantu SAR.

Selain itu, lanjut Dandim, mengatasi pemberontak bersenjata, mengamankan wilayah perbatasan, melaksanakan tugas perdamaian dunia, memberdayakan wilayah pertahanan, membantu tugas Polri, membantu penanggulagan bencana, dan membantu pengamanan pelayaran dan penerbangan. 

“TNI juga membantu tugas-tugas Pemerintah Daerah dalam membangun sarana prasarana dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dandim menambahkan, peran TNI dalam membantu tugas pemerintah daerah salahsatunya melalui kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), yang saat ini sedang berlangsung di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. “Dalam program kegiatan TMMD ini sejumlah kegiatan fisik dan non fisik dikerjakan selama 30 hari oleh prajurit TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat,” jelasnya.

Demikian juga di Kota Bima, lanjut Dandim, TNI membantu Pemkot Bima dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Salahsatunya, membantu dalam penanganan saat dan pasca banjir bandang yang melanda Kota Bima.

Kegiatan penyuluhan hukum terpadu diikuti 500 orang peserta yang terdiri atas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Kota Bima, Camat, Sekcam, Lurah, Seklur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus RT/RW, pengurus Karang Taruna, pengurus LPM serta tokoh agama dan tokoh masyarakat dari 38 Kelurahan se-Kota Bima.

Penyuluhan hukum terpadu tingkat Kota Bima baru pertama kali dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Bima ke-15 dengan mengangkat tema “Melalui Momentum Hari Ulang Tahun Kota Bima ke-15, Mari Membangun Masyarakat Kota Bima yang Taat Hukum”.

[mrs/*]

Related

Ragam 8397587332731072970

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item