'Tangan Besi' Pejabat Dinas PU Berujung Di Kepolisian

  Ilustrasi Aktualita.info, BIMA – Pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bima berinisial NG, dilaporkan oleh sejumlah aktivis ke...

 
'Tangan Besi' Pejabat Dinas PU Berujung Di Kepolisian
Ilustrasi

Aktualita.info, BIMA – Pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bima berinisial NG, dilaporkan oleh sejumlah aktivis ke Polres Bima Kota, Senin 4 November 2014. NG diduga menganiaya Delian Lubis dan rekan, aktivis LMND Bima.

Aksi 'tagan besi' NG terjadi ketika sejumlah aktivis LMND menggelar aksi demonstrasi di depan DPRD Kabupaten Bima. Mereka menolak kepemimpinan Murni Suciati, sebagi Ketua DPRD Kabupaten Bima. Selain itu mereka juga menyorot sejumlah proyek yang diduga fiktif dikerjakan oleh Dinas PU Kabupaten Bima.

Momentum pengambilan sumpah jabatan pimpinan DPRD Kabupaten Bima difinitif tersebut, berakhir penganiayaan terhadap Delian Lubis yang saat itu usai melakukan orasi. Selain NG, diduga sejumlah pegawai Dinas PU juga ikut mengejar massa aksi. Sehingga para pendemo mengalami sejumlah luka akibat diserang oleh pasukan berseragam keki itu.

Korlap aksi M Yasin mengaku, tidak menyangka kalau gerakan damai yang dilakukan diakhiri dengan chaos. Anehnya kata dia, chaos tersebut dimulai oleh NG. “Kami melihat kalau dia (NG, red) yang mendatangi Delian Lubis dan melakukan pemukulan,” ungkapnya usai melapor ke Polres Bima Kota, Senin 4 November 2014.

Menurut Yasin, selain NG sejumlah preman yang menggunakan pakaian keki juga ikut memukul dan mengejar massa aksi. Akibatnya kata Yasin, mereka mengalami sejumlah luka pada bagian kepala dan badan. “Saya sendiri memar dibagian pinggul terkena batu,” ungkapnya.

Diakui Yasin, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polisi. Bahkan sejumlah barang bukti berupa batu, satu helai baju Delain Lubis sudah diserahkan untuk dijadikan barang bukti. “Kami seriu terhadap kasus ini. Kami akan mengawal dan meminta pihak Kepolisian segara memanggil NG,” tandasnya.

Selan itu lanjutnya, meminta Bupati Bima mencopot NG dari jabatannya di Dinas PU, karena telah menggunakan “tangan besi” tehadap aktivis. “Kami minta Bupati Bima tidak lagi memelihara tangan-tangan besi di setiap SKPD,” ujar Yasin.

Kapala SPKT III Polres Bima Kota AIPTU Jufrin membenarkan, ada laporan dari Delian Lubis dan teman-temanya. Mereka melaporkan NG atas kasus penganiayan. “Kasus penganiayaan baru kami terima pengaduan pelapor Delian Lubis dan teman-temannya,” kata Jufrin.

[yudha]

Related

Hukrim 7386139874390356214

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item