2.000 Hektare Lahan di Tambora Kabupaten Bima Akan Ditanami Tebu

Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima bersama Pangdam Udayana dalam kegiatan panen jagung di Sanggar. [ydh/aktualita] AKTUALITA.INFO , Bi...

Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima bersama Pangdam Udayana dalam kegiatan panen jagung di Sanggar. [ydh/aktualita]

AKTUALITA.INFO, Bima - Sekitar 2.000 hektare lahan di Kecamatan Tambora Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat direncanakan akan ditanami tanaman tebu. Rencana positif tersebut, diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat setempat.

Hal itu terungkap saat tim tanaman Semusim dan Rempah Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), melalukan pertemuan dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Bima bersama investor perkebunan, di Bima, Rabu, 8 November 2017.

Rencana tersebut disambut baik dan diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Bima yang diwakili Sekretaris Distanbun, Ir. H.M. Nasir. Dikatakannya, ada sekitar 10.000 hektare lahan yang masih kosong, dan sebagian bisa dimanfaatkan untuk sektor perkebunan.

Menurut Nasir, sebelum tanaman tebu, Kabupaten Bima juga fokus tanaman padi, jagung, dan kedelai (Pajale). Bahkan beberapa tahun terakhir ini tanaman bawang merah menjadi idola.

“Tapi mudah-mudahan rencana penanaman 2.000 ribu hektare tebu ini bisa menjadi warna baru dalam sektor perkebunan Kabupaten Bima,” katanya.

Ia menjelaskan, program tersebut sesuai dengan keinginan pemerintah karena di wilayah Kabupaten Bima dihadapkan dengan persoalan keadaan wilayah yang sangat luas, terutama di Kecamatan Tambora. Sementara jumlah masyarakat sangat mini.

“Makanya kehadiran rencana ini bisa dimanfaatkan dengan baik yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Dia berharap, dengan adanya program tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat setempat yang sebagian besarnya merupakan transmigran. Dengan menanfaatkan lahan yang kosong.

“Petani juga tidak perlu risau soal benih atau bibit, karena pemerintah pusat siap membantu. Selain itu di wilayah Tambora sudah ada pabrik pengolahannya,” pungkas Nasir.

[aktualita.04/*]

Related

Pemerintahan 5539039151655064042

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item