Kecamatan Lambitu Dideklarasi Sebagai Kecamatan Bebas BABS

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri bersama sejumlah warga mendemonstrasikan cuci tangan pakai sabun. [AL/hum] AKTUALITA.INFO , Bim...

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri bersama sejumlah warga mendemonstrasikan cuci tangan pakai sabun. [AL/hum]

AKTUALITA.INFO, Bima - Dalam rangka memperingati hari cuci tangan sedunia, Bupati Bima HJ Indah Dhamayanti Putri melakukan demonstrasi cuci tangan pakai sabun di SMPN 1 Lambu, Senin (23/10). Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Bima tersebut dirangkaikan dengan Deklarasi Kecamatan Lambitu sebagai Kecamatan yang lingkungan dan masyarakatnya Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Devecatioan Free (ODF).

Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Rifaid S.Sos menjelaskan, kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari kementerian kesehatan, Seluruh Camat, OPD, Seluruh Kades di Lambitu, anak sekolah yang menjadi sasaran program hari cuci tangan sedunia.

"Pesertanya sekitar 500 peserta, terdiri dari Kepala SKPD, Camat Kepala Desa serta anak SD,SMP dan SMA di Kecamatan Lambitu. Kegiatan ini dirangkaian dengan deklarasi Kecamatan Lambitu yang sudah bebas dari pembuangan air besar di sembarang tempat," jelasnya.

Menurutnya, Kecamatan Lambitu merupakan Kecamatann ketiga di Kabupaten Bima yang sudah mendeklarasikan diri sebagai Kecamatan yang bebas BABS, yang pertama yaitu Kecamatan Wawo, Kedua Kecamatan Parado dan sekarang di Kecamatan Lambitu. "Ini kecamatan yang ketiga, semoga kecamatan lain bisa menyusul," harapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengapresiasi khusus kepada dinas Kesehatan beserta seluruha jajarannya sampai ketingkat bawah yang sudah memberikan motifasi masyarakat untuk merubah pola pikir dari kehidupan sebelumnya yang masih dianggap kurang baik menuju arah yang lebih baik.

"Kepada para kepala desa, kita tidak hanya butuh seremonial semata, tetapi apa benar kita mampu mewujudkan ini menjadi kebiasaan baik yang sudah diterapkan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Khusus para Camat hadir disini bukan hanya untuk menyaksikan, tetapi menanamkan dalam dirinya kapan kecamatan yang dipimpinnya bisa mendeklarasikan hal yang sama.

"Masih ada 16 Kecamatan yang belum dideklarasikan, untuk itu kami berharap ada pendampingan program yang dicanangkan pemerintah pusat, agar terobosan-terobosan itu bisa tercapai, sehingga kecamatan lain bisa dideklarisakan juga," ujarnya.

Bupati juga menantang kecamatan yang lebih besar untuk bisa melaksanakan deklarasi seperti itu sesegera mungkin. Pada kesempatan itu, Bupati berpesan bahwa mengajarkan kepada anak-anak tentang perilaku hidup bersih dan sehat membutuhkan pengetahuan yang cukup, terutama sekali bagi seorang ibu.

"Karena kita menyadari bersama, bahwa ibulah yang mengajarkan kebiasaan baik, Ibulah yang menjadi guru pertama bagi anak-anak kita. Untuk itu setiap sekolah harus punya tempat cuci tangan, sehingga anak-anak terbiasa mencuci tangan dengan sabun sebelum memulai aktifitas atau sebelum makan," tuturnya. 

[Al/hum]

Related

Pemerintahan 7888147384855128640

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item