Cuaca Buruk, Harga Cabai di Bima “Memburuk”

Aktivitas pedagang cabai di pasar Amahami Kota Bima. Karena kenaikan harga, cabai sepi pembeli. [mrs] AKTUALITA.INFO , Kota Bima – Ha...

Aktivitas pedagang cabai di pasar Amahami Kota Bima. Karena kenaikan harga, cabai sepi pembeli. [mrs]

AKTUALITA.INFO, Kota Bima – Harga cabai di pasar Amahami Kota Bima dalam sepekan terakhir mengalami kenaikan harga. Pedagang cabai mengaku kenaikan harga disebabkan cuaca buruk.

Menurut mereka, cuaca buruk mengakibatkan gagal panen di tingkat petani lokal (Bima). Faktor lainnya, terhambatnya distribusi cabai dari Lombok NTB karena cuaca tidak menentu. Kondisi tersebut mengakibatkan stok cabai sedikit (langka), sehingga dimanfaatkan oleh pengepul menaikan harga.

Sejumlah pedagang di Pasar Amahami Kota Bima mengaku akibat kenaikan harga cabai, minat pembeli rendah. Pendapatan mereka pun menjadi berkurang.

Sebelumnya cabai rawit dijual seharga Rp100.000 per kilogram, dalam sepekan terakhir naik sekitar Rp120.000/kg hingga Rp140.000/kg. Sedangkan cabai merah Rp80.000/kg, naik menjadi Rp100.000/kg hingga Rp 120.000/kg.

Salahsatu pedagang cabai di Pasar Amahami, Rohana, mengaku naiknya harga cabai rawit dan cabai merah menyebabkan pendapatannya menurun lantaran minat pembeli berkurang.

Menurutnya, dalam sehari mampu menjual cabai hingga 70 kilogram. Setelah kenaikan harga, hanya mampu terjual sekitar 30 kg per hari. “Keuntungan kami jadi turun,” kata Rohana pada Aktualita.info di Pasar Amahami Kota Bima, Senin, 13 Februari 2017.

“Pasokan cabai dari luar Bima terhambat, sedangkan para petani di bima gagal panen karena terkena banjir,” Rohana menambahkan.

[mrs]

Related

Ragam 8475272658580115393

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item