PNS Terlibat Narkoba, Bupati Dompu: Jika Terbukti, Sanksinya Dipecat!

Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin, menegaskan akan memecat PNS yang terlibat Narkoba. [yani] AKTUALITA.INFO , Dompu – Ini peringata...

Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin, menegaskan akan memecat PNS yang terlibat Narkoba. [yani]

AKTUALITA.INFO, Dompu – Ini peringatan bagi aparatur sipil negara (ASN/PNS) di Pemerintah Kabupaten Dompu agar tidak main-main dengan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba). Jika diketahui dan terbukti memakai apalagi terlibat dalam jaringan Narkoba, maka siap dengan risiko pemecatan atau diberhentikan secara tidak terhormat dari statusnya sebagai PNS.

"Jika dalam hasil tes urine terbukti ASN menggunakan Narkoba, maka sanksinya dipecat," tegas Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat, Drs H Bambang M Yasin, pada wartawan, Sabtu, 17 Desember 2016.

"Itu hukumannya sudah jelas kok, sudah ada aturannya. Siapa yang terbukti sengaja menggunakan Narkoba sanksi terberatnya pemecatan," tegas bupati kembali usai memimpin Upacara HUT NTB ke 58 di Lapangan Beringin Kabupaten Dompu.

Diakuinya, sejauh ini dirinya belum mengetahui hasil tes urine yang dilakukan pihaknya belum lama ini. "Saya belum dapatkan laporannya dan seperti apa hasilnya," akunya.

Bupati mengaku pelaksanaan test urine untuk pejabat eselon II, III, dan IV beberapa waktu lalu belum begitu optimal. Pasalnya, terjadi kebocoran informasi yang menjadi penyebab masih banyaknya PNS yang tidak mengikuti tes urine. “Saya juga tidak tahu kenapa kemarin informasinya bisa bocor,” aku Bupati.

Dijelaskannya, awalnya tes urine dilakukan secara acak tanpa harus menunggu siapa yang secara sukarela mengikutinya.

Belajar dari pengalaman itu, ke depan upaya memberantas indikasi penggunaan Narkoba di lingkungan ASN, tes urine akan dilakukan terus menerus dan mendadak.

Bupati berjanji dalam APBD tahun 2017, pihaknya mempersiapkan khusus untuk tes urine. Pola yang dilakukan tidak lagi seperti beberapa waktu lalu, melainkan akan dilakukan secara acak. "Bisa saja dengan mendatangi SKPD tertentu dan lakukan tes mendadak,” pungkasnya.

[yani]

Related

Hukrim 6613034268118966776

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item